Safari Ramadan di Pelindo Regional 2, Sinergi Kodam II Sriwijaya dan Pemprov Sumsel
Irdam II Sriwijaya Brigjen TNI Fachmi Rizal Nasution melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Ikhlas, Pelindo Regional 2.--Pendam II Sriwijaya
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif dan memperkuat sinergi antar instansi, Irdam II Sriwijaya Brigjen TNI Fachmi Rizal Nasution melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 H.
Bertempat di Masjid Nurul Ikhlas, Pelindo Regional 2, Jalan Belinyu, Boom Baru, Palembang, pada Selasa 3 Maret 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, didampingi GM Pelindo Regional 2 Nunu Khusnul Khitam.
Turut hadir pula sejumlah pejabat tinggi militer dan daerah, di antaranya Danrem Gapo, Kaajendam II Sriwijaya, LO AL Kodam II Sriwijaya, Danlanal Palembang.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi Sektor Perbankan, Kodam II Sriwijaya dan BSI Jajaki Potensi Kolaborasi Strategis
BACA JUGA:Bazar TNI Serentak 2026, Stand Kodam II Sriwijaya Habis Tak Tersisa
Serta jajaran OPD Provinsi Sumsel dan pimpinan BUMN/BUMD. Kehadiran para tokoh agama dan masyarakat semakin menambah kekhidmatan suasana pertemuan tersebut.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa momentum Safari Ramadan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wadah penting untuk mempererat ukhuwah islamiyah.
Ia berharap pertemuan antara ulama, umaro (pemerintah), dan masyarakat ini dapat menciptakan harmoni yang kuat dalam menjaga stabilitas serta kedamaian di wilayah Sumatera Selatan selama bulan suci.
Selain aspek spiritual, Gubernur juga memberikan perhatian khusus pada stabilitas ekonomi masyarakat.
BACA JUGA:Manjakan Masyarakat di Palembang, Ada Diskon hingga 40 Persen di Bazar Ramadan Kodam II Sriwijaya
BACA JUGA:Eratkan Kolaborasi, Kodam II Sriwijaya Siap Amankan Arus Mudik dan Balik
Ia menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Daerah, TNI-Polri, serta komponen terkait lainnya untuk bersinergi dalam mengawasi ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasar.
Hal ini menjadi krusial guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga yang tidak wajar.
