Begini Cara Kapolres Muba Urai Kemacetan di Jalitim
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo turun langsung mengatur arus lalu lintas di Jalintim Palembang–Jambi tepatnya di Km 148 Desa Simpang Tungkal, Kabupaten Muba. --tangkapan layar
"Masih ada masyarakat yang tidak tertib dengan melawan arus karena ingin cepat sampai tujuan. Hal ini justru membuat kemacetan semakin panjang," jelasnya.
Kemacetan juga diperparah oleh beberapa insiden kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan. Seperti truk terguling dengan muatan besi hingga truk yang mengalami patah as roda.
BACA JUGA:Ustaz Abdul Somad Jadi Khatib Jumat di Mapolda Sumsel, Ingatkan Tugas Polisi Adalah Amanah
BACA JUGA:Seleksi S-2 STIK 2026 di Polda Sumsel Tuntas, Enam Perwira Lanjut Tes Pusat
"Ada juga beberapa kejadian truk terguling dengan muatan besi dan truk patah as. Itu membuat antrian kendaraan semakin panjang," ungkapnya.
Ruri menambahkan, faktor lain yang memicu kemacetan adalah kondisi jalan yang belum mengalami pelebaran sehingga belum mampu menampung lonjakan volume kendaraan saat arus mudik.
"Belum adanya pelebaran jalan di Jalintim ini membuat kapasitas jalan tidak optimal menampung lonjakan kendaraan saat arus mudik," katanya.
Untuk mengurai kemacetan, pihak Ruri telah melakukan berbagai upaya di lapangan. Bahkan Ruri mengaku turut turun langsung memantau dan mengatur arus lalu lintas hingga saat waktu berbuka puasa dan sahur.
BACA JUGA:Pos Pelayanan Posyan di Palembang ini Didatangi Kapolda Sumsel
BACA JUGA:Ini Cara Kapolda Sumsel Berikan Dukungan Moril ke Personel
"Kami turun langsung di lapangan, bahkan sampai buka puasa dan sahur di jalan untuk memastikan arus lalu lintas tetap bisa bergerak," ujarnya.
Selain itu, Polres Musi Banyuasin juga membentuk tim khusus untuk mengurai kemacetan di sepanjang Jalintim.
"Kami membentuk tim urai kemacetan dan melakukan penebalan personel di sepanjang Jalintim," katanya.
Ruri juga menerapkan sistem penarikan arus kendaraan guna memperlancar pergerakan lalu lintas di titik-titik yang mengalami kepadatan.
BACA JUGA:Kapolda Sumsel Pastikan Operasi Ketupat Musi 2026 Optimal, 329 Ribu Pemudik Terlayani Aman