Kapolres Lahat dan Jajaran Ikuti Zoom Meeting dengan Kapolri, Pantau Objek Wisata hingga Langkah Pengamanan
PANTAU: Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto SIK MIK didampingi Wakapolres dan Kabag Ops serta jajaran tengah mengikuti zoom meeting pemantauan objek wisata pada Operasi Ketupat 2026--Humas Polres Lahat/koranpalpres.com--
LAHAT, KORANPALPRES.COM - Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto SIK MIK didampingi Wakapolres, Kompol Liswan Nurhapis SH, Kabag Ops, Kompol Sulis Pujiono SH beserta jajaran termasuk juga dari instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Dinas Pariwisata maupun institusi terkait lainnya, mengikuti zoom meeting bersama Kapolri, Jenderal Pol DR Listyo Sigit Prabowo Msi dari Polda Bali.
"Betul sekali, kegiatan ini tiada lain menyangkut pemantauan mengenai objek wisata yang ada di daerah masing-masing," ungkap dia, Selasa, 24 Maret 2026.
Mulai dari, sambungnya, destinasi termasuk jumlah pengunjung, arus lalu lintas dan langkah pengamanan telah dilakukan, selama masa libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Melalui sambungan virtual, masing-masing wilayah melaporkan kondisi terkini objek wisata yang ada di Kabupaten Lahat, sehingga laporan disampaikan pun berdasarkan fakta di lapangan," papar dirinya.
BACA JUGA:Niat Baik Berujung Petaka! Pemuda di OKU Selatan Dibacok Brutal Saat Lerai Perkelahian
BACA JUGA:Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan
Dia menjelaskan, beberapa daerah wisata unggulan melaporkan, adanya peningkatan kunjungan yang signifikan dibandingkan hari biasa. Namun demikian, situasi masih terpantau kondusif berkat pengaturan yang baik.
"Seperti pembatasan kapasitas, rekayasa lalu lintas, serta penempatan personel di titik-titik strategis. Petugas juga aktif memberikan imbauan kepada wisatawan, untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama berwisata," ulasnya.
AKBP Novi Edyanto menyampaikan, koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Setiap instansi diharapkan dapat terus bersinergi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
"Dukungan dari tenaga kesehatan lalu petugas SAR, hingga relawan turut diperhitungkan dalam mengantisipasi potensi kejadian darurat di lokasi wisata, seperti kecelakaan maupun kondisi cuaca yang tidak menentu," imbaunya.
BACA JUGA:Keributan di Diskotik Palembang Berujung Maut, Seorang Tewas Akibat Luka Tusuk di Kepala
BACA JUGA:Jamin Keselamatan Wisatawan Lebaran, Polda Sumsel Terjunkan Tim Gabungan di 111 Destinasi Strategis
Nah, daam sesi evaluasi, pimpinan rapat menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap perkembangan di lapangan. Sistem pelaporan secara real-time dinilai sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat dan cepat. "Dengan adanya teknologi komunikasi seperti Zoom, hambatan jarak tidak lagi menjadi kendala, dalam melakukan pengawasan dan koordinasi secara menyeluruh," tukas dia.
Sebagai penutup, seluruh peserta rapat diharapkan tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan hingga berakhirnya Operasi Ketupat 2026. Diharapkan, dengan kerja sama yang solid dan perencanaan yang matang, seluruh rangkaian pengamanan objek wisata dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan aman, nyaman dan penuh kebahagiaan.
