Vandalisme di Simpang Charitas Viral, Ini Langkah Polrestabes Palembang
Kasat Reskrim, AKBP M. Jedi P., S.I.K., angkat bicara tentang aksi vandalisme yang viral di medsos yang terjadi di kawasan lampu merah Simpang Charitas, Palembang.--Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALRES.COM - Sebuah video tentang aksi vandalisme di Palembang di media sosial (medsos) Instagram.
Bahkan aksi vandalisme yang melakukan coret-coret dinding ini menjadi sorotan netizen dan juga masyarakat di Palembang yang melihat aksi yang tidak baik tersebut.
Dimana ini merupakan perilaku yang merusak estetika kota Palembang hingga menuai kecaman dari berbagai kalangan masyarakat di Palembang.
Video yang memperlihatkan sejumlah pemuda melakukan aksi vandalisme di kawasan lampu merah Simpang Charitas, Palembang, beredar luas di medsos Instagram pada Selasa 24 Maret 2026.
BACA JUGA:Lagi, Polrestabes Palembang Bersihkan Peredaran Miras Jelang Ramadan di Sejumlah Titik Rawan
BACA JUGA:Operasi Pekat Musi 2026, Polrestabes Palembang Amankan Jukir Liar dan Pak Ogah di Kawasan Ini
Salah satunya diunggah oleh akun @oypalembang dan langsung dibanjiri berbagai komentar.
Banyak pengguna media sosial mendesak agar para pelaku segera ditangkap dan laporan masyarakat segera ditindaklanjuti.
Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan melalui Kasat Reskrim, AKBP M. Jedi P., S.I.K., angkat bicara tentang aksi vandalisme yang viral itu.
"Kita sangat menyayangkan adanya aksi tersebut, apalagi merusak keindahan Kota Palembang," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kamis 26 Maret 2026.
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Polrestabes Palembang Sisir Peredaran Miras Ilegal, Berikut Hasilnya
BACA JUGA:Resmi Berganti! Inilah Sosok Kasat Reskrim dan Pejabat Utama Baru Polrestabes Palembang
Untuk video yang viral tersebut tentang aksi vandalisme, katanya akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait ataupun yang dirugikan.
Baik itu pemilik gedung maupun pemerintah daerah, pihaknya sangat prihatin karena hal ini tentu mengurangi keindahan Kota Palembang.
