Stok Beras Melimpah, Mentan Sebut Cadangan Capai 4 Juta Ton Cukup Hingga Akhir Tahun
Stok Beras Melimpah, Mentan Sebut Cadangan Capai 4 Juta Ton Cukup Hingga Akhir Tahun--Gemini AI
KORANPALPRES.COM- Ketersediaan pangan terutama beras dalam kondisi aman bahkan masih mencukupi sampai akhir tahun 2026.
“Hari ini (cadangan beras) mencapai empat juta ton, data dua hari lalu sudah empat juta ton dan kemungkinan bulan depan sudah mencapai lima juta ton, Bapak Presiden,” ujar Menteri Pertanian, Amran Sulaiman yang dikutip pada Senin 30 Maret 2026.
Hal itu diungkapkan Mentan saat menyampaikan laporannya pada Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat.
Kabar baik lainnya bukan hanya stok beras saja dalam kondisi aman, Mentan menyebut ada beberapa hal yang menjadi perkembangan positif di sektor komoditas unggulan lainnya.
BACA JUGA:Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis, 55 Titik SPPG Polda Sumsel Siap Perkuat Ketahanan Pangan
BACA JUGA:Bangun Polri Presisi Berbasis Data, Puslitbang Uji Penguatan Tipikor dan MBG
Seperti peningkatan ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang mengalami kenaikan signifikan.
Adanya peningkatan ekspor minyak sawit turut semakin memperkuat kinerja ekspor sektor pertanian secara keseluruhan.
“Ada kabar menarik Bapak Presiden, untuk CPO kita, ekspor kita naik enam juta ton. Sedangkan kita butuh untuk biofuel 5,3 juta ton, jadi Alhamdulillah naik,” terangnya.
Selain itu untuk kinerja sektor pertanian juga terlihat dari kontribusi terhadap perekonomian nasional.
BACA JUGA:Sinergi Ketahanan Pangan, Polda Sumsel Ikut Sosialisasi Pengadaan Beras BULOG 2026
BACA JUGA:Masyarakat Tak Perlu Panik! Mentan Pastikan Pangan Aman Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri 2026
Mentan mengatakan jika Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian mencapai 5,74 persen, yang merupakan capaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir.
“PDB sektor pertanian ini tertinggi selama 25 tahun, 5,74 persen PDB sektor pertanian. Kemudian NTP (Nilai Tukar Petani), tingkat kesejahteraan petani, tertinggi selama 33 tahun,” katanya.
