https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Bupati Lahat Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pentingnya Substansi Perencanaan, Simak Yuk

SAMBUTAN: Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE menyampaikan sambutan pada kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027--Bernat/koranpalpres.com--

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lahat Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Kesenian, Selasa, 31 Maret 2026.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Lahat, Widia Ningsih SH MH, unsur Forkopimda, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Sekda, Ketua TP PKK, para asisten, kepala OPD, camat, lurah, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Musrenbang ini menjadi forum strategis pemerintah daerah dalam menyusun arah pembangunan tahun mendatang. Forum ini juga menjadi ruang bertemunya berbagai kepentingan, untuk diselaraskan menjadi kebijakan bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Lahat menekankan, pentingnya makna substantif dari Musrenbang. Ia mengingatkan agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan tanpa hasil nyata.

BACA JUGA:228 Siswa SMPN 1 Lahat Selatan Siap Ikuti Ujian TKA dan ASAJ, Ini Pesan Kepsek

BACA JUGA:GOKIL! DPMDes Lahat Laksanakan Kegiatan Ini Pantau Penggunaan Anggaran Desa, Simak Yuk

“Kalau hanya menjadi ritual pembangunan, maka yang dimusyawarahkan tidak akan menemukan substansi dan prinsip dari perencanaan itu sendiri,” ujar H Bursah Zarnubi.

Ia menjelaskan, Musrenbang harus menjadi wadah yang benar-benar menampung aspirasi masyarakat, proses ini harus melibatkan berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat hingga organisasi perangkat daerah.

Menurutnya, keterlibatan banyak pihak menjadi kunci penting dalam menghasilkan perencanaan yang berkualitas, semua pemangku kepentingan harus berperan aktif hingga tahap pengambilan keputusan.

“Karena ini melibatkan banyak pihak, maka harus ada transformasi kepentingan menjadi keputusan bersama,” katanya.

BACA JUGA:WFA Berlaku di Pemkot Prabumulih, Wali Kota Melalui BKSDM Minta Lakukan Ini

BACA JUGA:Binaan Pertamina, Pempek Bunda Rara Palembang Tembus Omzet Rp20 Juta

H Bursah Zarnubi juga menyoroti tantangan pembangunan ke depan yang semakin kompleks. Persaingan antar daerah semakin ketat. Kondisi ekonomi terus berubah bahkan teknologi berkembang dengan cepat.

Situasi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk lebih adaptif. Tidak cukup hanya mengikuti pola lama. Dibutuhkan inovasi dan keberanian mengambil langkah strategis.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan