https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Proyek Talud Rp15 Miliar di OKU Timur Disorot, Kapolres dan DPRD Siap Turun Tangan

Terkait Talud Sabah Lioh Komisi 2 Dan Kapolres Akan Turun,Terbukti Buruk Pihak Terkait Akan di Panggil -Arman Koranpalpres.com-

MARTAPURA,KORANPALPRES.COM- Terkait adanya Proyek pembangunan talud pengamanan penahan dari derasnya sungai Komering di Desa Sabah Lioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur yang keadanya buruk dan rapuh Kapolres OKU  Timur Adik Listiyono saat dikonfirmasi terkait hal tersebut Kapolres menegaskan akan segera menurunkan tim untuk memeriksa proyek teraebut.

“Info terakhir masih pemeriksaan BPK, akan kita mohon ke BPK hasil Auditnya untuk laks Teliti Telaah,” kata Kapolres lewat wa pribadinya.

Terpisah Ketuwa Komisi II DPRD Andy Saiban geram dan akan segara akan melakukan cek kelapangan melihat langsung kondisi proyek tersebut.

“Bila kami nanti turun dan dilapangan terbukti pembangunan proyek tersebut buruk sesuai dengan berita yang ada kita akan panggil Dinas BPBD OKU Timur, Kontraktor,pengawas,dan PPK,” jelasnya.

BACA JUGA:Proyek Talud Rp15 Miliar di OKU Timur Disorot, Warga Bongkar Dugaan Konstruksi Asal Jadi

BACA JUGA:Talud Irigasi di OKU Timur Longsor Puluhan Meter, Warga Waswas Akan Makan Korban

Ia mengatakan, pihaknya juga akan memangil mantan Kepala BPBD OKU Timur Mgs Habibulah sebab proyek itu masih dijaman saat ia masih menjabat.

“Kita akan panggil juga pak Habib sebab sebelum dia pensiun proyek itu masih Habib yang menjabat,”pungkasnya.

Sementara berita sebelumnya  menurut warga setempat kontraktor pekerja dan Dinas terkait harus bertanggungjawab atas ketidakberesan proyek yang dibiayai APBN 2025 senilai Rp 15 Miliar.

Salah satu warga setempat, Hamid menyebutkan proyek pembangunan talut sepanjang lebih kurang 300 meter tersebut asal-asalan dan asal jadi dengan kualitas yang buruk.

BACA JUGA:Dinding Talud Sungai Kelekar Roboh! Rumah di Bantaran Sungai Terancam Hanyut, Warga Gotong Royong

BACA JUGA:Patroli Hunting Polres OKU Timur Bongkar Bandar Sabu 47 Paket di Belitang

Padahal proyek tersebut menelan dana lebih kurang Rp 15 milliar. Dimana informasinya proyek talut tersebut berasal dari anggaran APBN atau BNPB. Kemudian proyek tersebut dibangun sejak Januari 2025 hingga akhir 2025.

"Kalau masalah kekuatan talud ini kami anggap nol. Sebab pada saat pemasangan batu, hanya disusun tanpa semen. Jadi setelah batu disusun 5-7 batu baru dipasang semen," katanya, Sabtu 4 April 2026.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan