https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Jaga Warisan Sriwijaya, Persit KCK PD II Sriwijaya Orbitkan Budaya Lokal Lewat Program Unggulan Ini

Persit KCK Pengurus Daerah II Sriwijaya kembali meneguhkan peran perempuan dalam menjaga keindahan warisan budaya melalui program unggulan Persit Bisa-2. --Pendam II Sriwijaya

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Pengurus Daerah II Sriwijaya kembali meneguhkan peran perempuan dalam menjaga keindahan warisan budaya melalui program unggulan “Persit Bisa-2”. 

Mengangkat tema pelestarian budaya, kegiatan ini menjadi ruang inspiratif untuk merawat dan memperkenalkan kembali kekayaan tradisi, kerajinan.

Serta wastra nusantara khas Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung agar tetap hidup dan berkilau di tengah perkembangan zaman.

Melalui kegiatan “Persit Bisa-2”, Persit Sriwijaya menghadirkan wadah edukasi sekaligus sarana apresiasi terhadap nilai-nilai budaya yang sarat makna. 

BACA JUGA:Ribuan Jemaah Padati Lapangan Makodam II Sriwijaya, Pangdam Sholat Ied Bersama Warga

BACA JUGA:Terbuka untuk Umum, Kodam II Sriwijaya Matangkan Kesiapan Sholat Idul Fitri 1447 H

Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, yang dikenal memiliki sejarah gemilang sejak masa Kerajaan Sriwijaya hingga pesona budaya pesisir Laskar Pelangi, menjadi sumber inspirasi yang terus diwariskan kepada generasi muda, dimulai dari keluarga besar TNI AD.

Ketua Persit KCK Daerah II Sriwijaya, Ny. Desi Ujang Darwis menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni.

Melainkan langkah penuh makna untuk memberdayakan perempuan Persit agar semakin percaya diri dalam mengelola potensi budaya daerah.

Melalui pelatihan kerajinan tangan khas, seperti pengembangan motif Songket Palembang dan pemanfaatan anyaman Bangka Belitung.

BACA JUGA:Dari Perairan Hingga Kepulauan, Kodam II Sriwijaya dan Jajaran Kebut Pembangunan Jembatan Beton

BACA JUGA:Tekankan Integritas Prajurit, PJU Ini Pimpin Upacara Bendera di Makodam II Sriwijaya

"Kami berharap anggota Persit dapat tumbuh menjadi perempuan yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing,” ungkapnya dengan penuh harap.

Tidak hanya menampilkan kerajinan, kegiatan ini juga menghadirkan pesona seni pertunjukan dan ragam kuliner tradisional yang mencerminkan kelembutan serta kekayaan cita rasa nusantara. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan