https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

ALHAMDULILLAH! 279 KPM Pagarjati Lahat Kebagian Jatah 20 Kg Beras dan Migor 4 Liter, Ini Pesan Kades

BAGIKAN BERAS DAN MIGOR: Kades Pagarjati, Asdi (tengah) didampingi perangkat desa membagikan beras dan minyak goreng bantuan pangan kepada 279 KPM--Pemdes Pagarjati Lahat/koranpalpres.com--

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Setidaknya 279 keluarga penerima manfaat (KPM) Desa Pagarjati, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat masing-masing mendapatkan jatah beras sebanyak 20 kilogram (Kg) dan minyak goreng (Migor) 4 liter.

"Betul, ini merupakan bantuan pangan yang digelontorkan khusus bagi masyarakat secara ekonomi kurang mampu," kata Kepala Desa (Kades), Asdi, Kamis, 9 April 2026.

Hal ini juga, sambung dia, guna menekan laju angka inflasi akibat dari kenaikan harga bahan pokok komoditi, sehingga kedepannya warga merasa ringan ketika membelinya.

"Kita ketahui, harga jual produk satu ini cukup tinggi, imbasnya tentu saja daya beli masyarakat mengalami penurunan efeknya meningkatnya inflasi," sebut dirinya.

BACA JUGA:Rombel Ada dari Papan hingga Kamar Mandi Rusak Parah, Ini Temuan Reses DPRD Lahat Dapil 4 di SMPN 1 Kota Agung

BACA JUGA:Pemkab Lahat Kebagian 1000 Unit Rumah dari Program BSPS, Khusus Bagi Masyarakat Ini Ya

Untuk itulah, masih katanya, bantuan beras dan migor sangat terasakan sekali terutama diperuntukkan bagi warga secara ekonomi kurang mampu.

"Selain menekan inflasi pemberian beras ini juga ikut menyumbangkan, pengurangan kemiskinan ekstrem sehingga penduduk keluar dari status tersebut," paparnya.

Dengan demikian, lanjut Asdi, semuanya akan tepat sasaran dan tidak menyimpang. Apalagi sampai ribut atau timbul kecemburuan sosial.

"Sangat kami perhatikan dan peduli dengan kesejahteraan warga. Lambat laun mereka pun dapat tumbuh dari segi pendapatan keluarga," jelas dirinya.

BACA JUGA:Reses DPRD Lahat, Wakil Rakyat Dapil 4 Sambangi Mulai Kantor Camat hingga Sekolah, Ini Hasilnya

BACA JUGA:BUKAN KALENG-KALENG! Demi Tingkatkan SDM Perkebunan, Disbun Lahat Bubuhkan Kerjasama dalam Hal Ini

Karena, sebutnya, tidak selalu bergantung kepada bantuan yang diberikan. Memang penduduk disini bermata pencaharian sebagai petani atau buruh kasar.

"Disinilah bagaimana kita terus berjuang untuk meningkatkan taraf hidup warga, sehingga dapat keluar dari keluarga kurang mampu, untuk bangkit dan berusaha sekuat tenaga sehingga lebih baik lagi," imbaunya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan