Pangdam II Sriwijaya Hadiri Kegiatan di Griya Agung, Apakah Itu?
Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menghadiri acara Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Banyuasin, yang digelar di Aula Griya Agung, Palembang. --Pendam II Sriwijaya
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menghadiri acara Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Banyuasin, yang digelar di Aula Griya Agung, Palembang, Kamis 9 April 2026.
Kehadiran Pangdam II Sriwijaya bersama jajaran Forkopimda Sumatera Selatan ini menegaskan dukungan penuh TNI terhadap percepatan proyek strategis nasional yang diprediksi akan menjadi urat nadi baru dalam hilir perekonomian di wilayah Sumatera Selatan.
Acara ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu.
Kehadiran para menteri kabinet ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam mengintegrasikan potensi kekayaan alam Sumsel dengan infrastruktur logistik yang modern dan kompetitif.
BACA JUGA:Ribuan Jemaah Padati Lapangan Makodam II Sriwijaya, Pangdam Sholat Ied Bersama Warga
BACA JUGA:Terbuka untuk Umum, Kodam II Sriwijaya Matangkan Kesiapan Sholat Idul Fitri 1447 H
Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menekankan bahwa Pelabuhan Tanjung Carat akan menjadi solusi atas kendala logistik yang selama ini dihadapi komoditas unggulan daerah seperti kopi dan sawit.
"Dan dengan adanya pelabuhan ini, alur ekspor tidak lagi bergantung pada pelabuhan di provinsi tetangga," ujarnya.
Sehingga efisiensi waktu dan biaya dapat ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat lokal.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan juga turut menyampaikan bahwa dalam pembangunan pelabuhan ini ditargetkan selesai sebelum tahun 2029.
BACA JUGA:Dari Perairan Hingga Kepulauan, Kodam II Sriwijaya dan Jajaran Kebut Pembangunan Jembatan Beton
BACA JUGA:Tekankan Integritas Prajurit, PJU Ini Pimpin Upacara Bendera di Makodam II Sriwijaya
"Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah strategis untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Sumatera Selatan melalui prinsip tepat waktu dan tepat sasaran," katanya.
Guna untuk memastikan dampak positifnya langsung dirasakan oleh seluruh masyarakat. Aspek legalitas lahan juga menjadi perhatian utama, di mana Menteri ATR/BPN berkomitmen turut dalam memberikan dukungan penuh proses sertifikasi tanah agar investasi berjalan tanpa hambatan.
