Aksi Mimbar Bebas Mahasiswa di Simpang 5 DPRD Sumsel, Desak Pemerintah Tanggapi Deretan Isu di Masyarakat
Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM se Sumsel menggelar aksi mimbar bebas di simpang 5 DPRD untuk mendesak pemerintah menanggapi deretan isu--Ist
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Sumatera Selatan melaksanakan aksi mimbar bebas di simpang 5 DPRD Sumsel, Kamis 16 April 2026.
Aksi mimbar bebas mahasiswa ini untuk menyuarakan keresahan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di daerah maupun nasional.
Aksi yang dipusatkan di kawasan Simpang 5 DPRD Sumatera Selatan ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Mereka menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui mimbar bebas, menyoroti sejumlah isu yang dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari para pemangku kebijakan.
BACA JUGA:Antrean Panjang Warnai Damri Unsri, Mobilitas Mahasiswa Jadi Tantangan, Ramai Tapi Teratur!
BACA JUGA:Polisi Ungkap Kasus Pencuri Sepeda Motor di Kampus Unsri, Ternyata Pelakunya Mahasiswa
Wakil Ketua BEM Universitas Sriwijaya (Unsri), Satya, menyampaikan bahwa aksi mimbar bebas dilatarbelakangi oleh meningkatnya keresahan mahasiswa yang dianggap sebagai representasi masyarakat.
Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi saat ini tidak hanya berdampak pada mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas.
“Hal yang melatarbelakangi aksi ini adalah keresahan mahasiswa sebagai representasi masyarakat terhadap isu-isu daerah yang terus berkembang,” ujar Satya.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa mengangkat berbagai isu yang memiliki keterkaitan antara kebijakan nasional dan kondisi di daerah.
BACA JUGA:Tingkatkan Mutu Guru, Pemkot Prabumulih dan FKIP Unsri Jajaki Kerjasama Strategis
Salah satu contohnya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan kebijakan nasional, namun dinilai memiliki implikasi langsung terhadap pelaksanaannya di daerah, seperti di Kabupaten Banyuasin.
Selain itu, isu pendidikan dan hak asasi manusia (HAM) juga menjadi sorotan utama dalam orasi yang disampaikan peserta aksi.
