Dulu Diremehkan, Kini Suzuki Skywave Jadi Incaran Kolektor di 2026, Harganya Mulai 'Gelap'?
Dulu Diremehkan, Kini Suzuki Skywave Jadi Incaran Kolektor di 2026, Harganya Mulai 'Gelap'?-Gemini AI-
KORANPALPRES.COM - Di tengah gempuran motor-motor matic baru dengan teknologi canggih, ternyata ada satu skutik lawas yang justru makin bersinar dan menjadi incaran banyak orang, termasuk para kolektor.
Ia adalah Suzuki Skywave, motor yang diproduksi sekitar tahun 2007 hingga 2011 ini. Dulu mungkin sering dianggap kurang populer karena bodinya yang besar dan berbeda dari tren masa itu, namun kini nilai dan peminatnya justru terus meningkat.
Apa saja yang membuat motor ini kembali "hits" dan diburu di tahun 2026?
Simak ulasannya:
BACA JUGA:Diburu Kolektor! Parfum Baru Oud Excelsa Caron, Aroma Eksklusif yang Merevolusi Wewangian Oud
1. Nilai Nostalgia dan Kelangkaan
Seiring berjalannya waktu, jumlah unit Suzuki Skywave yang masih terawat baik semakin berkurang.
Hal ini membuat motor ini mulai memiliki nilai sejarah dan kelangkaan tersendiri, terutama di mata para kolektor dan pecinta motor klasik.
Memiliki Skywave yang orisinil atau sudah direstorasi kini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, selain itu harganya di pasar sekunder juga cenderung stabil dan bahkan mengalami kenaikan.
BACA JUGA:Wujud Kepedulian Kasad, Brigif 8 Garuda Cakti Miliki Sumber Air Bersih
BACA JUGA:Tegas! Rutan Kelas I Palembang Perangi Narkoba dan Ponsel Melalui Ikrar Bersama
2. Desain Maskulin dan Tampilan yang Gagah
Salah satu daya tarik utama Suzuki Skywave adalah bentuk bodinya yang besar, kokoh, dan berkarakter maskulin.
Berbeda dengan skutik lain di eranya yang cenderung ramping dan mungil, Skywave hadir dengan tampilan yang lebih berisi dan elegan.
Ciri khasnya terletak pada velg berukuran besar (ring 16) yang memberikan kesan gagah sekaligus meningkatkan kestabilan saat berkendara.
