https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Baru Berjalan Setahun, Karo Mamang Hidupkan Ekonomi Perempuan

Program Karo Mamang, Salah Satu Program Unggulan Pertamina EP Ramba Field Untuk Menghidupkan Perekonomian Ibu-Ibu di Kelurahan Mangunjaya. -Ist/koranpalpres.com-

SEKAYU, KORANPALPRES.COM - Perekonomian perempuan di Kelurahan Mangunjaya mulai ada peningkatan, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) Pelangi. 

Bagaimana tidak, KWT Pelangi sendiri baru berdiri setahun tepatnya 2025 lalu di Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba. 

Sebagai kelompok Tani wanita, para ibu-ibu dengan jumlah 25 orang mulai menggeletui budidaya ikan. 

Melalui program Keramba Apung Organik Ekonomi Mangunjaya (Karo Mamang), merupakan program Pertamina EP Ramba Field bagian dari PHR Zona 4 telah membuahkan hasil, itu terbukti 23 April 2026 KWT Pelangi melakukan panen ikan. 

BACA JUGA:Mobil Jarang Keluar Garasi? Lakukan 4 Cara Merawat Mobil Ini Agar Tidak Cepat Rusak

Ditemani rintik hujan yang menyejukkan, ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Pelangi siap memanen ikan dari keramba apung yang selama ini mereka rawat. 

Bersama warga lainnya, ibu-ibu KWT Pelangi menebar jaring, menyambut ikan-ikan yang sudah berlompatan sejak pagi.

Tawa dan obrolan ringan mengalir di sela aktivitas panen ikan. Momen itu menjadi buah hasil kerja keras, kebersamaan, dan ketekunan warga Mangunjaya selama ini.

Dari keramba, ekonomi warga Mangunjaya bergerak dengan hasil panen dan produk turunan yang menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

BACA JUGA:Bupati Lahat dan TNI Perkuat Sinergi Lewat Santap Siang Bersama di Lokasi TMMD ke-128

Reni, salah seorang anggota KWT Pelangi, yang merasakan pergerakan ekonomi ini tak bisa menutupi kebahagiaannya sore itu. 

“Senang sekali melihat hasil panen hari ini. Berkat pendampingan dari Pertamina EP Ramba Field, kami jadi paham tentang perawatan hingga panen. Hasilnya mulai terasa untuk tambah-tambah penghasilan keluarga,” ucap Reni.

Apresiasi atas kegigihan ibu-ibu KWT Pelangi dan dukungan PEP Ramba Field datang dari Lurah Mangunjaya Fitriya.

Ia melihat panen ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum pemberdayaan masyarakat yang lebih luas.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan