Amankan Agenda Strategis Nasional, Ini Cara Polda Sumsel Perkuat Transformasi Digital
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, secara langsung menerima kunjungan Tim Penelitian Sespim Lemdiklat Polri di Gedung Presisi Mapolda Sumsel.--Bidhumas Polda Sumsel
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam mendukung akselerasi transformasi digital Polri guna memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, secara langsung menerima kunjungan Tim Penelitian Sespim Lemdiklat Polri di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Selasa 28 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemetaan transformasi kepemimpinan Polri dalam menghadapi dinamika keamanan di era digital.
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian harus adaptif terhadap perkembangan teknologi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas di kewilayahan.
BACA JUGA:Ini Penekanan Wakapolda Sumsel ke Satuan Reserse Narkoba Jajaran Polda Sumsel
BACA JUGA:Calon Taruna Akpol 2026 Polda Sumsel Tempuh Beberapa Tes Ini
Transformasi digital dinilai sebagai instrumen penting dalam mempercepat pelayanan publik sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi masyarakat yang kini serba cepat dan berbasis digital.
Namun demikian, ia mengingatkan adanya potensi ancaman berupa penyebaran hoaks, disinformasi, dan provokasi yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa transformasi digital tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan literasi dan etika digital bagi seluruh personel.
BACA JUGA:Sinergi Polri-PLN, Kapolda Sumsel Pastikan Stabilitas Kelistrikan di Bumi Sriwijaya
BACA JUGA:Karo SDM Polda Sumsel Pantau Langsung Tes CAT Psikologi, Tegaskan Tentang Hal Ini
Nilai-nilai kemanusiaan, empati, serta kearifan lokal tetap menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepolisian.
“Digitalisasi adalah sarana untuk mempermudah pekerjaan, namun karakter dan rasa kemanusiaan dalam pelayanan tetap menjadi hal yang utama,” tegas Sandi Nugroho.