Gagas Konsep Ekoteologi, Ini Penyampaian Menteri Agama RI Kepada ASN UIN Raden Fatah Palembang
Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A didampingi Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Muhammad Adil, MA dan Kakanwil Kemenag Sumsel, Dr. H. Syafitri Irwan, S.Ag., M.Pd.I melakukan penandatangan Prasasti gedung SBC UIN Raden Fatah Palembang. --Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Aparatur Sipil Negara (ASN) UIN Raden Fatah Palembang berkesempatan mendapatkan pembinaan secara langsung dari Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, Rabu 13 Mei 2026.
Dimana Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A melakukan beberapa kunjungan ke beberapa Universitas di Palembang, termasuk UIN Raden Fatah Palembang.
Google Advertisement Below
Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, MA menyambut baik dengan kehadiran Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. di UIN Raden Fatah Palembang.
"Kita mengucapkan terima kasih kepada bapak menteri Agama RI telah menyempatkan hadiri di UIN Raden Fatah Palembang," ujarnya.
BACA JUGA:Forum Regional Sumatera Resmi Dibuka di UIN Raden Fatah, Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan
BACA JUGA:Forum Regional Sumatera Resmi Dibuka di UIN Raden Fatah, Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan
Bahkan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA berkesempatan memberikan pembinaan tentang Ekoteologi.
"Sehingga kita bisa menyebut bapak Menteri Agama RI sebagai bapak Ekoteologi Indoesia," tegas Rektor UIN Raden Fatah Palembang.
Ia menuturkan, bahwa pembahasan Ekoteologi ini tidak hanya dibahas Universitas berbasis Islam saja tapi juga di Universitas umum pun juga membahasnya dan juga di luar Indonesia.
Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A memberikan pembinaan dengan menekankan pentingnya nilai rasa syukur dalam pengabdian sebagai ASN.
BACA JUGA:Pinta Rektor UIN Raden Fatah di Pelantikan IKA RAFAH: Buka Peluang Kerja Bagi Alumni
BACA JUGA:Empat Guru Besar UIN Raden Fatah Dikukuhkan, Begini Pesan Rektor
Menurutnya, ASN harus memiliki kesadaran spiritual yang berdampak pada integritas, pelayanan, dan kinerja sehari-hari.
"Konsep ekoteologi merupakan cara pandang teologis kita yang mengajak untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral," ungkapnya.