PJU Kejati Sumsel Ini Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sumsel
Asbin Kejati Sumsel Viva Hari Rustaman mengikuti Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan.--Humas Kejati Sumsel
Jika hal ini terindikasi adanya tindakan bullying yang terjadi disekitarnya, jangan hanya jadi penonton tapi jadilah pelindung.
Laporkan, bantu dan dukung mereka yang membutuhkan suara. Banyak orang yang menganggap bullying hanyalah sekedar candaan atau hal sepele tanpa memahami dampak panjang yang dapat terjadi terhadap korban, saksi maupun pelaku.
BACA JUGA:Pimpin Apel Pagi, Ini Amanat Aswas Kejati Sumsel
BACA JUGA:Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi KUR BSB Muara Enim
"Di Indonesia sering ditemukan kasus bullying yang berakhir korban mengalami trauma berat, depresi dan bahkan bunuh diri," katanya.
Dampak Bullying tidak hanya sementara, tetapi bisa memengaruhi kesehatan mental, kepercayaan diri, bahkan masa depan seseorang.
Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan kuis untuk mengetahui pemahaman para siswa siswi mengenai Bullying.
Yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai materi anti bullying.
BACA JUGA:Program JMS, Kejati Sumsel Datangi Sekolah Ini
BACA JUGA:Angkat Tema Stabilitas Nasional, Pejabat Kejati Sumsel Ini Pimpin Upacara HUT Persaja ke-75
Siswa Siswi SMA Negeri 11 Palembang tampak sangat antusias, terbukti dengan banyaknya peserta yang berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi generasi yang Berani Berkata Tidak Pada Bullying.
"Berani melaporkan jika ada Bullying serta menjadi Pelopor Kebaikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan bebas dari Bullying," tandasnya.***