Alkitab Bahasa Sunda Resmi Dirilis, Ada Versi Cetak dan Digital
Saksi-Saksi Yehuwa resmi merilis alkitab Bahasa Sunda baik versi cetak dan digital--Ist
BANDUNG, KORANPALPRES.COM – Saksi-Saksi Yehuwa merilis kitab suci terjemahan dunia baru bahasa Sunda dalam bentuk tercetak dan elektronik.
Alkitab Bahasa Sunda ini dirilis pada sebuah acara istimewa di Bandung, Jawa Barat.
Irwan, salah satu hadirin dari Bandung, mengaku bahagia dengan Alkitab dengan terjemahan bahasa Sunda.
”Saat mendengar Alkitab dibacakan dalam bahasa Sunda, saya merasa seperti Allah sedang berbicara langsung kepada saya, apalagi karena sekarang rekaman audionya juga tersedia,” akunya.
BACA JUGA:Saksi Yehuwa Gelar Perjamuan Malam Tuan, Catat Tanggalnya
BACA JUGA:Tebarkan Kasih, Satgas Yonif 200/BN Gelar Layanan Kesehatan dan Bagikan Alkitab di Wakolani
Meskipun Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru dalam bahasa Indonesia sudah tersedia sejak 1999, Saksi-Saksi Yehuwa yakin bahwa membaca Alkitab dalam bahasa ibu akan lebih menyentuh hati.
”Alkitab itu seperti surat dari seorang ayah untuk anak-anaknya. Kami ingin menyediakan terjemahan Alkitab yang akurat, mudah dimengerti, dan menyentuh hati,” kata Ario Sulistiono, juru bicara Nasional untuk Saksi-Saksi Yehuwa di Indonesia.
Dia memperhatikan bahwa kebanyakan pembaca sekarang tidak mengenal kosakata yang lebih tua yang biasa digunakan dalam terjemahan Alkitab bahasa daerah.
Proses penerjemahannya memakan waktu sekitar enam tahun, dan kebanyakan dilakukan selama masa pandemi yang penuh tantangan.
BACA JUGA:Wujud Kepedulian Rohani, TNI Salurkan Kitab Suci Injil ke Jemaat Distrik Dal
BACA JUGA:CFD Palembang Masuk Kawasan Tanpa Rokok, Diatur Lewat Perwali 7/2009
”Semua hasil kerja ini digerakkan oleh kasih kepada Pencipta dan sesama,” tambah Ario.
Secara global, Saksi-Saksi Yehuwa sudah merilis Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru edisi lengkap atau sebagian dalam 327 bahasa, termasuk bahasa isyarat, Braille, dan lima bahasa daerah di Indonesia.