https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Waspada Penurunan SoH Baterai Motor Listrik: Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Terlambat

Waspada Penurunan SoH Baterai Motor Listrik: Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Terlambat--Ilustrasi/ Gemini AI

KORANPALPRES.COM - Popularitas sepeda motor listrik terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan dan efisiensi biaya operasional. 

Namun, di balik berbagai keunggulannya, terdapat satu komponen vital yang menentukan performa kendaraan listrik, yaitu baterai. 

Seiring waktu dan pemakaian, kondisi baterai akan mengalami penurunan yang dikenal dengan istilah State of Health (SoH) atau tingkat kesehatan baterai.

SoH merupakan indikator yang menunjukkan seberapa besar kapasitas baterai yang masih tersisa dibandingkan dengan kondisi saat pertama kali digunakan. 

BACA JUGA:Secanggih Pesawat! Gak Nyangka! Begini Rasanya Naik Motor Listrik Masa Depan, Omoway Omo X! Serasa Naik Pesawa

BACA JUGA:Motor Sultan Harga Rakyat! Honda Vario 125 Bikin Skutik Lain Ketar-Ketir, Fiturnya Kebangetan Lengkap!

Nilai ini biasanya dinyatakan dalam persentase. Baterai dengan SoH 100% berarti masih memiliki kapasitas penuh seperti baru, sedangkan SoH 80% menunjukkan bahwa kapasitas penyimpanannya telah berkurang sekitar 20%.

Para teknisi kendaraan listrik menilai bahwa pemantauan SoH menjadi langkah penting untuk menjaga kenyamanan berkendara sekaligus menghindari risiko kerusakan yang lebih serius. 

Sayangnya, masih banyak pengguna motor listrik yang belum memahami cara mengenali tanda-tanda penurunan kesehatan baterai.

Salah satu cara paling mudah untuk mengetahui kondisi baterai adalah dengan memperhatikan jarak tempuh maksimal atau cruising range kendaraan.

BACA JUGA:Bisa Tempuh 260 Km Sekali Cas! Motor Listrik Ini Punya Sistem Anti Maling Terbaik

Ketika masih baru, sebuah motor listrik mungkin mampu menempuh jarak hingga 50 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Namun setelah digunakan selama beberapa tahun, jarak tersebut dapat berkurang secara signifikan.

Jika kendaraan yang sebelumnya mampu menempuh 50 kilometer kini hanya mampu mencapai sekitar 30 hingga 35 kilometer dalam kondisi penggunaan yang sama, maka pengguna perlu mulai mewaspadai adanya degradasi baterai.

Para teknisi menjelaskan bahwa penurunan jarak tempuh lebih dari 20 hingga 30 persen sering kali menjadi tanda awal bahwa kapasitas penyimpanan energi pada baterai sudah mulai menurun. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google