https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Masak Tepi Sungai 2026: Kopi dan Roti Menyajikan Obrolan dan Aktivitas Seru tentang Budaya Kopi Palembang

Catat tanggalnya! Masak tepi Sungai 2026: Kopi & Roti, bersama-sama merayakan kekayaan dan keunikan kuliner Palembang.--for Koranpalpres.com

Rahasia Budaya Ngopi Palembang Terungkap di Tepi Sungai Musi, Ada Kisah Arab, India, hingga Kesultanan!

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Melalui Masak Tepi Sungai 2026: Menelusuri Jejak Budaya Kopi Palembang dari Kampung Arab hingga Kesultanan, masyarakat diajak menyelami kisah-kisah menarik tentang kopi, roti, kue, dan ruang-ruang perjumpaan yang tumbuh bersama perkembangan Palembang sejak masa kesultanan hingga hari ini.

Obrolan ini akan diiringi oleh sejumlah kegiatan yang akan memperkaya experience dan bisa diikuti oleh semua peserta. Macam-macam roti dan kue selalu menemani ritual minum kopi orang Palembang. 

Seperti, RM Ali Hanafiah akan menjabarkan kekayaan khazanah roti dan kue Palembang yang mencerminkan keragaman budaya kuliner kota berusia 1343 tahun tersebut. 

RM Ali Hanafiah adalah seorang sejarawan yang mempelopori berdirinya Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Beliau merupakan bagian dari zuriyat kesultanan Palembang Darussalam. 

BACA JUGA:Potret Kampung Arab Al-Munawar, Warisan Budaya yang Terjaga di Tepi Sungai Musi

BACA JUGA:Melintasi Jejak Sriwijaya: Pesona Taman Purbakala Kerajaan di Tepi Sungai Musi, Palembang

Pengetahuannya yang luas mengenai sejarah dan budaya masa kesultanan kerap dibagikan dalam berbagai acara kebudayan di Palembang.

Peranakan India membangun toko kopi yang menjadi sangat populer di Palembang dengan menu martabak telur kuah kari. 

Obay Minoral akan berbagi banyak kisah menarik mengenai toko kopi yang dikelola oleh peranakan India di kawasan Plaju, sekitar 5 kilometer di sebelah timur kota Palembang, tempat dimana dia lahir dan tumbuh dewasa. 

Obay Minoral adalah fotografer dan pemilik restoran Teh Aba. Saat ini Obay Minoral sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial di dalam dan di luar Palembang.

BACA JUGA:Cari Tempat Healing di Palembang? Kafe Baru Ini Punya Panorama Sungai Musi & Jembatan Ampera yang Instagramble

Pusat pemerintahan kota Palembang berada di sisi timur Sungai Sekanak. Tepat di sisi sebelah barat sungai tersebut, terdapat pemukiman tua yang dihuni oleh anak keturunan sultan Palembang. 

Mardho Tilla akan berbagi cerita mengenai bagaimana orang tua-orang tua di kampung itu menikmati kopi di masa lalu. 

Mardho Tilla adalah warga kampung tersebut dan mendirikan toko kue disana yang bernama Palembang Harum, nama yang akhirnya melekat dan membentuk nama panggilannya saat ini, yaitu Mardho Harum.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google