Capaian Gemilang, Dua Pengeboran Sumur Berhasil Tambah Produksi PEP Zona 4
Pertamina EP Zona 4 berhasil tingkatkan produksi minyak melalui pengeboran sumur TLJ-261 dan GNK-113-Ist/koranpalpres.com-
PRABUMULIH, KORANPALPRES.COM - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 sukses melakukan program pengembangan dua sumur yang berada di wilayah kerja Prabumulih Field.
Pada tes uji alir awal, potensi produksi maksimum yang bisa didapat dari keberhasilan dua pengeboran ini sebesar 4834,8 barel oil per day (BOPD). Dua sumur tersebut adalah TLJ-261 dan GNK-113.
General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan capaian ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional.
“Tantangan natural decline direspons dengan akurasi teknik pengeboran dan kerja cerdas di lapangan. Kami mengoptimalkan potensi lapangan eksisting,” terangnya.
BACA JUGA:Sukses Bor Sumur MJ-169 di Musi Banyuasin, PEP Zona 4 Buka Keran Sumber Cadangan Minyak Baru
BACA JUGA:Energi Baru dari PEP Zona 4, Sumur LBK-030 di Muara Enim Berpotensi Produksi 3.073 BOPD
Strategi yang diterapkan dengan pemboran step out/interfield untuk menambah volume dan cadangan baru.
Metode step out/interfield adalah pemboran pada struktur geologi yang sama untuk menemukan potensi atau cadangan baru di area yang belum dilakukan pengeboran.
TLJ-261 dan GNK-113 didapat dengan metode infill drilling, yakni pengembangan lapangan migas melalui pengeboran sumur tambahan di antara sumur-sumur eksisting guna mengoptimalkan pengurasan reservoir dan memaksimalkan potensi hidrokarbon.
Sumur pertama, TLJ-261 terletak di antara Struktur Talang Jimar Tengah dan Struktur Prabumulih Barat.
BACA JUGA:PEP Zona 4 Perkuat Sinergi dengan Pangdam II Sriwijaya Demi Dukung Ketahanan Energi Nasional
BACA JUGA:PEP Zona 4 Dorong Peningkatan Produksi Minyak Lewat Workover 51 Sumur Eksisting
Sumur ini tajak pada 20 April 2026 dan komplesi sumur selesai pada 27 Mei 2026. Uji alir awal atau initial flow test dilakukan pada 27 Mei 2026 dan menunjukkan potensi produksi sumur tersebut mencapai 3.176,8 barel minyak per hari (BOPD) dan 1,5 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) pada kondisi dialirkan bebas tanpa hambatan (open flow).
Sumur TLJ-261 akan diproduksikan dengan pengontrol laju aliran bukaan 9 mm sehingga produksi regular yang berjalan sebesar 707 BOPD.