Wujud Kepedulian Nyata Polri, Polda Sumsel Renovasi Rumah Warga Rentan di Merah Mata Banyuasin
Polda Sumsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan melalui kegiatan bedah rumah bagi masyarakat rentan. --Bidhumas Polda Sumsel
BANYUASIN, KORANPALPRES.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan melalui kegiatan bedah rumah bagi masyarakat rentan.
Program kemanusiaan tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan bedah rumah dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026, di Jalan K.R. Rojali, Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.
Program ini menyasar rumah milik Tholib (65), seorang warga lanjut usia penyandang disabilitas fisik yang hidup dalam keterbatasan ekonomi bersama keluarganya.
BACA JUGA:Pemetaan Digital Tim IT Polda Sumsel Bongkar Kurir Sabu Jalur Medan–Jakarta, Ini Wajahnya
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., didampingi Kepala Biro Logistik Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Budi Santosa, S.I.K., M.Si.
Serta Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han.
Kegiatan tersebut juga melibatkan personel Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan unsur Bhabinkamtibmas setempat.
Program bedah rumah ini merupakan implementasi nyata semangat “Polri Untuk Masyarakat” yang terus digaungkan dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.
BACA JUGA:Polda Sumsel Ungkap Kasus Ini di OKU Selatan, Pelaku Ditangkap Usai Buron Hampir 2 Tahun
BACA JUGA:Rekrutmen Polri Bersih dan Transparan, Kapolda Sumsel Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Calo dan Sponsor
Selain menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga mengambil peran aktif dalam mendukung agenda nasional peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan sosial.
Berdasarkan data lapangan, keluarga penerima bantuan selama ini hidup dalam kondisi yang sangat sederhana.