PT Guthrie Pecconina Indonesia Perkuat Kolaborasi Multipihak Hadapi Karhutla 2026
PT Guthrie Pecconina Indonesia terus memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk menghadapi karhutla 2026--Ist
MUSI BANYUASIN, KORANPALPRES.COM – PT Guthrie Pecconina Indonesia (GPI), anak usaha Minamas Plantation terus memperkuat kesiapsiagaan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Stakeholder Meeting, Sosialisasi, Simulasi Penanggulangan Karhutla, dan Penandatanganan Komitmen Bersama yang diselenggarakan di Lapangan Sepak Bola Rantau Panjang Estate PT Guthrie Pecconina Indonesia, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (11/6).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin Marko Susanto, S.STP., M.Si., perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Banyuasin.
Kemudian Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Banyuasin, Camat Lawang Wetan, Wakapolsek Babat Toman, Danramil Babat Toman.
BACA JUGA:Tutup Bimtek Terpusat, Pangdam: Prajurit Jadi Ujung Tombak Penanganan Karhutla
BACA JUGA:Spek Dewa Harga Kaki Lima! 5 Tablet 1 Jutaan Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Layar Luas Tangguh
Para kepala desa di sekitar wilayah operasional perusahaan, kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen PT.Guthrie Pecconina Indonesia.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan, serta menyamakan langkah dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang umumnya meningkat selama musim kemarau.
Selain penyampaian materi mengenai pencegahan dan penanggulangan karhutla, peserta juga mengikuti simulasi pemadaman terpadu yang melibatkan tim tanggap darurat perusahaan.
Simulasi mencakup proses deteksi titik api, mekanisme pelaporan cepat, pengoperasian peralatan pemadam kebakaran, hingga teknik pemadaman dan pendinginan area terdampak guna memastikan kesiapan personel dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan.
BACA JUGA:Memasuki Musim Kemarau, Wakapolsek Indralaya Tekankan Mitigasi Karhutla dan Disiplin Personel
BACA JUGA:Musim Ekstrem Perketat Pemantauan Hotspot dan Ingatkan Warga Waspada Karhutla
Sebagai bentuk penguatan komitmen bersama, kegiatan tersebut juga diakhiri dengan penandatanganan komitmen pencegahan karhutla oleh seluruh pemangku kepentingan yang hadir.
Komitmen tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.