Sultan Palembang Bangga! Cek Bagus Cek Ayu 2026 Sukses Perkuat Identitas Budaya
Sultan Palembang Darussalam, SMB IV Jayo Wikramo RM Fauwaz Diradja (dua dari kiri) menghadiri Malam Final Pemilihan Cek Bagus dan Cek Ayu Palembang 2026.--dokumentasi
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Malam Final Pemilihan Cek Bagus dan Cek Ayu Palembang 2026 yang berlangsung meriah di Ballroom The Zuri Hotel Palembang pada Jumat malam, 12 Juni 2026 sukses mencuri perhatian publik.
Bukan sekadar ajang unjuk bakat dan visual biasa, kompetisi tahunan bergengsi ini mendapatkan apresiasi tinggi langsung dari Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo RM Fauwaz Diradja SH Mkn.
Tokoh nomor satu di Kesultanan Palembang Darussalam ini menilai ajang tersebut berhasil memperkuat akar dan identitas budaya lokal di kalangan generasi muda.
Mengusung tema inspiratif “Belagak dalam Berbudaya Menuju Palembang Berdaya dan Sejahtera”, ajang ini diikuti oleh 15 pasang finalis terbaik.
BACA JUGA:Mengenal Sosok Ratu Sinuhun: Simbol Emansipasi Saat Ziarah Sultan Palembang dan DWP Sumsel
Mereka bersaing ketat menunjukkan wawasan mendalam, kepribadian unggul, serta kecintaan yang besar terhadap warisan leluhur Bumi Sriwijaya.
Fokus pada Penguatan Karakter Budaya Lokal
Sultan Palembang Darussalam, SMB IV menyatakan rasa bangganya terhadap inovasi dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, khususnya Dinas Kebudayaan, dalam mengemas acara tahun ini.
Menurut beliau, ada perubahan positif yang sangat signifikan dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.
“Saya lihat pada saat ini pemilihan yang dilakukan sangatlah baik karena lebih menunjukkan karakter budaya kota Palembang," tutur SMB IV penuh apresiasi.
Beliau menambahkan jika sebelumnya cenderung mengedepankan konsep pageant biasa pada umumnya, kali ini panitia lebih menitikberatkan pada penguatan karakter budaya setiap individu.
"Akibatnya, setiap Cek Bagus dan Cek Ayu yang menjadi finalis di sini sudah memiliki pemahaman dasar yang kuat, khususnya tentang adat dan budaya di kota Palembang,” imbuhnya.