Belajar Tata Cara Haji Sejak Dini, Siswa SDIT Al Furqon Palembang Dipersiapkan Jadi Generasi Rabbani
Ratusan siswa SDIT Al Furqon Palembang penuh dengan antusias mengikuti kegiatan manasik haji di halaman SDIT Al Furqon Palembang, Rabu 29 Juli 2026.--Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Ratusan siswa SDIT Al Furqon Palembang penuh dengan antusias mengikuti kegiatan manasik haji di halaman SDIT Al Furqon Palembang, Rabu 29 Juli 2026.
Dimana diketahui bahwa manasik haji merupakan program unggulan keislaman di SD Al Furqon Palembang yang diikuti semua siswa dari kelas 1 hingga 6.
Kepala SDIT Al Furqon Palembang, Mona Moulyna, S.P., S.Pd., M.Pd., Gr mengatakan, manasik haji ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan SDIT Al Furqon Palembang.
Bahkan merupakan salah satu program unggulan keislaman yang ada di SDIT Al Furqon Palembang, untuk tujuannya sendiri sebagai sarana edukasi komprehensif bagi siswa dalam menanamkan dan menguatkan akidah, menguatkan akhlaknya.
BACA JUGA:Dalam Ajang Berikut Ini, Siswa SDIT Al Furqon Palembang Sulap Barang Bekas Jadi Karya Kreatif
BACA JUGA:Wah! Lokasi Baru Ini Dijadikan Tempat Kegiatan Outbond SDIT Al Furqon Palembang, Dimana?
Tidak hanya itu, juga mengasah keterampilan siswa baik dalam hal ibadah maupun sosial, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan sejak dini mengenai rukun Islam yang ke-5.
"Kita mengenalkan sejak dini kepada anak-anak bahwa urutan ibadah haji, pentingnya ibadah haji dan maafnya bagi kehidupan mereka," katanya.
Disamping itu juga kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter siswa baik itu tanggung jawab, kedisiplinan, kesabaran, hingga karakter tawadhu.
"Kegiatan yang kita adakan ini juga mengasah keterampilan siswa dalam hal sosial hingga menguatkan pribadi mereka agar menjadi lebih baik lagi," ungkapnya.
BACA JUGA:Tanamkan Nilai-nilai Sosial Ke Siswa, SDIT Al Furqon Palembang Gelar Baksos, Ini Penerimanya
BACA JUGA:Gelar Kegiatan Karya P5, Ini Tujuan SDIT Al Furqon Palembang Terhadap Siswa
Sehingga terbentuklah karakter yang kuat akhlak dan imannya hingga menjadi seorang yang Soleh dan soleha, kedepannya bisa menjadi generasi rabbani yang bisa menghadapi perkembangan teknologi digital.
"Untuk itulah kita mengajarkan mereka sejak dini tata cara hingga urutan dalam manasik haji tersebut," jelasnya kepada wartawan.