Ada Pengamanan Ibadah Rutin di Wilayah Perbatasan, Agar Apa Ya?
Satgas Pamtas Kewilayahan Batalyon Infanteri 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa melaksanakan pengamanan ibadah rutin di Distrik citak mitak dan Distrik Wonggi.--Pendam II Sriwijaya
PAPUA, KORANPALPRES.COM - Satgas Pamtas Kewilayahan Batalyon Infanteri 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah perbatasan dengan melaksanakan pengamanan ibadah rutin di Distrik citak mitak dan Distrik Wonggi, Ahad 2 Februari 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Satgas untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat setempat dalam melaksanakan aktivitas keagamaan.
Personel dari Satgas Yonif 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa hadir untuk memberikan rasa aman bagi jemaat yang sedang melaksanakan ibadah.
Kegiatan pengamanan tersebut sekitar gereja, pemeriksaan keliling, serta koordinasi dengan tokoh agama Pendeta Sakiyus Bahasi dan masyarakat guna memastikan ibadah dapat berjalan dengan lancar dan aman.
BACA JUGA:Yonif 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa Bangun Rumah Warga, Dimana?
BACA JUGA:Gelar Posyandu Keliling, Ini Tujuan Satgas Yonif 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa
Danpos Wonggi, Letda Inf HMA Nababan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Satgas dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi warga sekitar.
"Kami akan terus berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam melaksanakan kegiatan ibadahnya," ungkapnya.
Kegiatan pengamanan ibadah ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat dan tokoh agama.
Yang merasa lebih tenang dan terjamin keselamatannya saat menjalankan ibadah. Ke depannya, Satgas Yonif 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa akan terus melaksanakan kegiatan serupa.
BACA JUGA:Pelayanan Kesehatan Diberikan Satgas Yonif 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa Khusus Warga Ini, Dimana?
BACA JUGA:Ternyata Danrem Gapo Pernah Dinas di Yonif 141 Aneka Yudha Jaya Prakosa, Ini Penjelasannya
Hal ini tidak lain untuk mendukung kehidupan sosial dan keberagaman di wilayah Penugasan.
Semangat mens sana in corpore sano atau "jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat" adalah prinsip yang selalu dipegang untuk mendukung kinerja yang optimal.