Waspada! Ini Dia 3 Pemicu Utama Mobil Listrik Bisa Terbakar
Masalah yang terjadi pada baterai Lithium-Ion menjadi salah satu pemicu utama mobil listrik bisa terbakar--yt/ Transport Evolved
KORANPALPRES.COM - Mobil listrik dengan segala kelebihannya dalam hal efisiensi dan ramah lingkungan, tetap menyimpan potensi risiko, salah satunya adalah kebakaran.
Meskipun kejadian kebakaran pada mobil listrik tergolong jarang, dampaknya bisa sangat serius dan sulit diatasi karena melibatkan baterai lithium-ion yang mudah terbakar.
Memahami faktor-faktor yang dapat memicu mobil listrik terbakar sangat penting.
Karena bisa mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dan memastikan keamanan berkendara.
BACA JUGA:Mazda CX-80, SUV Mewah 6-Seater dengan Teknologi Hybrid Cerdas!
BACA JUGA:Mercedes-Benz C200 dan Suzuki Fronx Punya Kesamaan Meskipun Harganya Berbeda!
Berikut ini 3 pemicu utama mobil listrik terbakar yang perlu kamu waspadai:
1. Masalah pada Baterai Lithium-Ion
Baterai lithium-ion merupakan jantung dari mobil listrik, sekaligus komponen yang paling rentan terhadap kebakaran.
Bayangkan sebuah reaksi berantai yang dimulai dari pemanasan berlebih pada salah satu sel baterai.
BACA JUGA:Nissan Targetkan Ekspor Mobil Listrik dari China ke Pasar Global Mulai 2026
BACA JUGA:Kelebihan Polytron G3 dan G3+ jadi Mobil Listrik Lokal dengan Fitur Premium
Pemanasan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kerusakan fisik akibat benturan keras saat kecelakaan, cacat produksi yang membuat sel baterai tidak stabil secara internal, atau bahkan penuaan alami baterai.
Ketika satu sel baterai mengalami overheating, panas yang dihasilkan akan menyebar ke sel-sel baterai di sekitarnya, memicu reaksi kimia yang tak terkendali.
Reaksi ini menghasilkan panas yang lebih banyak lagi, menciptakan siklus umpan balik positif yang sulit dihentikan.