ARTIKEL KURMA: Puasa Antara Kualitas dan Formalitas

Selasa 11 Mar 2025 - 04:39 WIB
Reporter : Trisno Rusli
Editor : Trisno Rusli

Artikel berjudul Puasa Antara Kualitas dan Formalitas ditulis oleh Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang, Sarkowi, S.H.I., M.H.I

Artikel Kurma ini merupakan hasil kerjasama Harian Umum Palembang Ekspres dengan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang.


Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang, Sarkowi, S.H.I., M.H.I--Ist

Puasa adalah salah satu ibadah utama dalam Islam yang memiliki nilai spiritual, moral, dan sosial yang mendalam.

Ibadah puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus,  tetapi juga melatih kesabaran, meningkatkan ketakwaan, serta mengendalikan hawa nafsu.

BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Menyambut Bulan Suci Dengan Kesucian Lahiriah dan Batiniah

BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Menyambut Tamu Agung Bulan Ramadan: Evaluasi dan Peningkatan Kualitas Puasa

Namun, dalam praktiknya, ibadah puasa bisa dilakukan dengan dua pendekatan yang berbeda formalitas dan kualitas.

Banyak orang berpuasa hanya sebatas menjalankan kewajiban secara formal tanpa memahami esensinya.

Di sisi lain, ada yang berpuasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, sehingga menghasilkan kualitas ibadah yang lebih tinggi.

Lalu muncul pertanyaan pada diri kita bagaimana ibadah puasa yang berkualiatas?

BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Memaknai Bulan Puasa Ramadan Untuk Meningkatkan Kualitas Iman dan Taqwa

BACA JUGA:ARTIKEL KURMA: Peran Ramadan Dalam Pembentukan Karakter dan Spiritual Muslim

Harus disadari keberhasilan dalam puasa tidak hanya  menahan lapar, haus dan menyelesaikan ibadah puasa Ramadan selama satu bulan penuh.

Akan tetapi keberhasilan puasa dapat diartikan bisa melaksanakan dan memaksimalkan seluruh fungsi, dan keutamaannya serta berusaha meraih predikat  ibadah puasa yang lebih berkualitas.

Kategori :