Sehat Bugar Tapi Kok Bisa Mati Mendadak? Ini Penjelasan Medisnya

Sabtu 03 May 2025 - 18:17 WIB
Reporter : Citra Utama
Editor : Citra Utama

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab utama kematian mendadak, terutama pada orang muda, adalah kondisi jantung yang tidak terdiagnosis, seperti penyakit jantung genetik.

BACA JUGA:Telapak Tangan Berkeringat, Benarkah Tanda Penyakit Jantung? Ini Faktanya!

BACA JUGA:Tips Mencegah Serangan Stroke Berulang, Lakukan Hal Ini!

Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan irama jantung yang fatal, terutama saat aktivitas fisik. 

Menurut Journal of Emergency Medical Services, aritmia sendiri bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kelainan genetik, kardiomiopati, atau kerusakan jantung akibat serangan jantung.

Kematian mendadak akibat aritmia dikenal dengan istilah Sudden Arrthythmia Death Syndrome (SADS). 

SADS menjadi penyebab lebih dari 50 persen kasus kematian jantung mendadak yang dilaporkan dalam studi skala besar. 

Selain aritmia, menurut studi tahun 2011 dalam Journal of the American College of Cardiology, penyakit jantung koroner adalah penyebab utama kematian mendadak pada orang berusia di atas 35 tahun. 

Tingkat kematian akibat penyakit arteri koroner mencapai 13,7 per 100.000 orang per tahun untuk mereka yang berusia di atas 35 tahun. 

 

Stroke Sebabkan Orang Sehat Meninggal Mendadak 

Dilansir dari Medical News Today, kondisi seperti aneurisma serebral dan stroke bisa menjadi penyebab kematian mendadak pada orang sehat. 

Gejalanya bisa berupa sakit kepala yang sangat kuat atau leher kaku yang sering dianggap remeh. 

Dalam kasus ini, kematian mendadak akibat aneurisma serebral dan stroke ini terjadi karena otak tidak bisa menoleransi kadar oksigen yang rendah.

 

Cara Mencegah Kematian Mendadak 

Pencegahan kematian mendadak pada orang sehat sangat mungkin dilakukan dengan deteksi dini dan gaya hidup sehat. 

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kematian mendadak. 

Kategori :