Bahkan tanpa charger, laptop ini masih mampu mempertahankan Cyberpunk di kisaran 40-an FPS, sangat mengesankan untuk laptop tanpa GPU diskrit.
Untuk game kompetitif seperti Valorant dan Dota 2, performanya sangat baik.
Valorant tembus 185 FPS secara rata-rata, sementara Dota 2 stabil di 60 FPS.
Suhu permukaan keyboard juga terjaga di bawah 40 derajat celsius, menjaga kenyamanan saat bermain dalam waktu lama.
Performa Produktivitas dan Editing
Dari sisi produktivitas, laptop ini mampu menyelesaikan render video 4K di Adobe Premiere Pro dalam waktu 3 menit 58 detik, dan hanya sekitar 2 menit untuk render Full HD.
Di Blender, hasil render CPU dan GPU hampir setara menunjukkan kekuatan Radeon 680M sebagai iGPU.
Untuk pekerjaan harian seperti PowerPoint 150 slide dan konversi Excel data besar, performanya cepat dan efisien.
Selain itu, baterainya mampu bertahan hingga 7 jam 43 menit pada pengujian PCMark untuk simulasi pekerjaan kantoran, catatan yang luar biasa untuk prosesor seri H.
Lemah di Kualitas Layar
Satu hal yang perlu dicatat adalah kualitas layar.
Meski sudah Full HD IPS, namun akurasi warnanya masih di kisaran 58,1 persen sRGB, 50 persen AdobeRGB, dan 46,5 persen DCI-P3.
Untuk kebutuhan color grading profesional, pengguna disarankan menambahkan monitor eksternal dengan 100 persen sRGB coverage.
Tambahan Fitur dan Proteksi
Webcam laptop ini sudah mendukung 1080p 30fps, walaupun kualitasnya masih standar dan pencahayaannya kurang stabil.
Namun sebagai nilai tambah Axioo memberikan Accidental Damage Protection (ADP), fitur premium yang jarang tersedia di segmen harga ini.