Rahasia Produksi Daging Sapi Sumsel, Daerah Mana yang Paling Besar?

Senin 18 Aug 2025 - 09:37 WIB
Reporter : Gandi
Editor : Gandi

KORANPALPRES.COM- Sumatera Selatan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah penopang produksi daging sapi di Indonesia. 

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel tahun 2022 hingga 2023.

Sejumlah kabupaten dan kota mencatatkan kontribusi besar terhadap ketersediaan daging sapi, baik dari kategori produksi umum maupun daging sapi potong lokal. 

Dari catatan tersebut, Kota Palembang menjadi penyumbang tertinggi pada tahun 2022 dengan jumlah produksi mencapai 3.993.155 kilogram, jauh mengungguli kabupaten lainnya. 

BACA JUGA:3 Daerah Penghasil Ikan Salai di Sumatera Selatan, Apa Saja?

BACA JUGA:4 Daerah Penghasil Duku Terbanyak di Sumatera Selatan, yang Tak Hanya Manis di Lidah, Tapi Juga di Pasar

Posisi kedua ditempati Kabupaten Ogan Ilir dengan produksi sebesar 1.810.891 kilogram, disusul Ogan Komering Ulu (OKU) Timur yang membukukan 1.790.688 kilogram. 

Sementara itu, Kabupaten Muara Enim, Musi Rawas, dan Lubuk Linggau masing-masing juga menyumbang lebih dari satu juta kilogram, menjadikan mereka masuk dalam jajaran daerah penghasil sapi terbesar di Sumsel.

Memasuki tahun 2023, fokus data beralih pada kategori produksi daging sapi potong lokal yang mencakup karkas, daging murni, jeroan, hingga variasi produk olahan. 

Dalam kategori ini, Kabupaten OKU Timur tampil sebagai penghasil utama dengan total produksi mencapai 2.166.716 kilogram. 

BACA JUGA:3 Daerah Penghasil Bawang Merah Terbesar di Sumatera Selatan yang Wajib Diketahui

BACA JUGA:5 Daerah Penghasil Kelapa Terbesar di Sumatera Selatan, Juaranya Dekat Palembang

Angka tersebut menempatkan OKU Timur sebagai lumbung daging sapi terpenting, sekaligus mencerminkan perkembangan signifikan sektor peternakan di wilayah ini. 

Menyusul di posisi kedua, Kabupaten Musi Rawas mencatat produksi sebesar 860.636 kilogram, sedangkan Musi Banyuasin menempati urutan ketiga dengan total 734.299 kilogram. 

Kabupaten Muara Enim dan Ogan Ilir juga masuk dalam lima besar dengan produksi masing-masing 680.225 kilogram dan 715.345 kilogram. 

Kategori :