Wujudkan Desa Berdaulat Digital, Langkah Strategis Kopdes Merah Putih OKI Kontribusi Entaskan Blankspot

Selasa 02 Sep 2025 - 19:04 WIB
Reporter : M Iqbal
Editor : M Iqbal

KAYUAGUNG, KORANPALPRES.COM - Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengambil bagian dalam upaya mendukung pemerataan akses digital.

Upaya ini ditandai dengan peluncuran skema bisnis internet berbasis koperasi untuk mengatasi permasalahan blankspot di wilayah pedesaan dan terpencil.

Inisiatif ini menjadi jawaban konkret atas masih banyaknya wilayah di Kabupaten OKI yang belum terjangkau layanan internet memadai.

Hal tersebut berdampak langsung pada akses pendidikan, ekonomi, dan layanan publik. 

BACA JUGA:Wabup Lahat Hadiri sekaligus Ikuti Peluncuran 80.000 Kopdes Merah Putih, Ini Pintanya

BACA JUGA:ALHAMDULILLAH! Wamenkop RI Apresiasi Kabupaten Lahat Berhasil Capai 100 Persen Bentuk Kopdes Merah Putih

Lewat pendekatan berbasis koperasi, masyarakat desa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pemilik dan pengelola layanan internet di wilayahnya.

“Kami percaya bahwa akses internet adalah hak dasar masyarakat. Dengan model koperasi, kita dorong kemandirian desa untuk menyediakan infrastruktur digitalnya sendiri melalui kerjasama (KSO) bersama ISP yang terpercaya,” ujar Kepala Dinas Koperasi UMKM OKI, Suhaimi AP MSi.

Ia menjelaskan, Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) merupakan program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi rakyat melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Kopdes Merah Putih sambung Suhaimi, didanai bukan dari hibah, melainkan melalui skema pinjaman produktif melalui Himpunan Bank Pemerintah (Himbara).

BACA JUGA:BANGGA! Kopdes Merah Putih Pagarjati Lahat Bakal Dikunjungi Mendagri dan Wamenkop, Asdi: Jadi Percontohan

BACA JUGA:Kopdes Merah Putih Sinjar Bulan Terbentuk Siap Jalankan 7 Unit Usaha, Ini Pesan Pjs Kades

Masih kata Suhaimi, melalui kemitraan strategis dengan HIMBARA, Kopdes Merah Putih dapat mengakses sumber pendanaan berkelanjutan untuk mendukung visi desa digital, mengatasi blankspot, dan membangun kedaulatan ekonomi berbasis koperasi. 

“Ini menjadi bukti bahwa kemandirian desa bisa dibangun lewat kolaborasi antara koperasi, pemerintah, dan lembaga keuangan milik negara,” jelas Suhaimi.

sementara itu, dalam paparannya Hanif Fatoni dari Axentra Indonesia menjelaskan skema kerjasama operasional (KSO) ISP dengan Kopdes Merah Putih. 

Kategori :