https://palpres.bacakoran.co/

Dukung Program Asta Cita, Ini Cara Dilakukan Kajari dan IAD Banyuasin

Kajari Banyuasin Raymund Hasdianto Sihotang dan Ketua Ikatan IAD Daerah Banyuasin Novelina Raymund menghadiri Kegiatan Peduli Gizi Dalam Mendukung Program Asta Cita.--Humas Kejati Sumsel

BANYUASIN, KORANPALPRES.COM - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuasin Raymund Hasdianto Sihotang, S.H., M.H dan Ketua Ikatan IAD Daerah Banyuasin Novelina Raymund menghadiri Kegiatan Peduli Gizi Dalam Mendukung Program Asta Cita ”Makanan Bergizi Gratis (MBG)” Presiden RI,Jumat 31 Januari 2025.

Dalam kegiatan ini juga turut hadir seluruh Kepala Seksi Kejaksaan Negeri Banyuasin dan jajaran serta anggota IAD Daerah Banyuasin 

Giat berlangsung di SDN 30 Banyuasin III pada pukul 09.00 WIB. Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aminuddin dan Istri. 

"Giat ini berlangsung di SDN 30 Banyuasin III yang berlokasi di Mulya Agung, Kecamatan Banyuasin III," ujar Kasi Intel Kejari Banyuasin, Didi Aditya Rustanto, S.H., M.H.

BACA JUGA:Ada Perwakilan Kejari Banyuasin di Pelabuhan Tanjung Api-api, Dalam Rangka Apa?

BACA JUGA:Kejari Banyuasin Laksanakan Kegiatan Penerangan Hukum, Ini Pembahasannya

Dengan Jumlah siswa 213 orang dan dipimpin oleh Kepala Sekolah H. Kaminsah, S. Pd. Bahwa giat ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Kejaksaan Negeri Banyuasin pada tumbuh kembang anak-anak.

Dengan memperhatikan asupan gizi di daerah Banyuasin. "Giat ini juga mendukung program Presiden RI yaitu Asta Cita poin 1," katanya.

Yang berbunyi memberi makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil. 

Pada poin 1 dijelaskan bahwa Stunting (tengkes) adalah masalah konkret dan mendesak yang harus segera ditangani secara langsung dan massal oleh pemerintah untuk memastikan tercapainya kualitas SDM dan kualitas hidup yang baik. 

BACA JUGA:Kejari Banyuasin Gelar Sidang Korupsi di PN Palembang, Kasus Apakah Itu?

BACA JUGA:Kejari Banyuasin Gelar Sidang Korupsi Pengelolaan Dana Desa Muara Baru, Ini Lokasinya

Hal ini dilakukan dengan memberikan makan siang harian kepada siswa prasekolah, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan pesantren. 

"Bantuan gizi diberikan kepada ibu hamil dan balita di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesehatan dan membantu ekonomi keluarga," ungkapnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan