Perceraian Meningkat, Fakta Ratusan Janda Baru di OKU Timur Bikin Kaget
Perceraian Meningkat, Fakta Ratusan Janda Baru di OKU Timur Bikin Kaget--bacakoranpalpres
MARTAPURA, KORANPALPRES.COM - Awal tahun 2025 menjadi periode suram bagi rumah tangga dì Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.
Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Baturaja mencatat lonjakan drastis kasus perceraian yang terjadi dì Bumi Sebimbing Sekundang ini.
Lonjakan kasus perceraian menyebabkan munculnya 275 janda baru dalam empat bulan terakhir, sejak Januari hingga April 2025.
Dari total perkara yang masuk, 238 dì antaranya merupakan cerai gugat yang dìajukan oleh pihak istri.
BACA JUGA:Fakta Mengejutkan! Inilah Alasan Tingkat Perceraian di OKU Timur Melonjak
BACA JUGA:Isu Penculikan Anak di Ogan Ilir, Ternyata Si Bocah Hilang Dipicu Perceraian Rumah Tangga
Sementara 37 perkara lainnya adalah cerai talak yang diajukan oleh pihak suami. Statistik ini menunjukkan bahwa sekitar 70 persen perceraian dìajukan oleh perempuan.
Ketua PA Baturaja, Sri Roslinda, SAg, MH melalui Humas PA Baturaja, Maswari, SHI, MHI menyampaikan, bahwa sekitar 130 perkara telah dìputuskan.
Sementara sisanya masih dalam proses hukum. Artinya, ratusan perempuan kini resmi menyandang status janda baru dì OKU pada awal 2025.
"Data ini menunjukkan meningkatnya keberanian perempuan dì OKU untuk memperjuangkan hak mereka dan keluar dari pernikahan yang bermasalah,” ujar Maswari.
BACA JUGA:Inilah Penyebab Angka Perceraian Tinggi di OKU Timur, Imbau Calon Pasutri Ikuti Pembekalan Pra Nikah
BACA JUGA:Kasus Perceraian di OKU Timur Masih Tinggi, Alasan Pasangan Bercerai Bikin Geleng-geleng Kepala
Maswari menjelaskan, bahwa penyebab utama kasus perceraian dì Kabupaten OKU karena berbagai faktor.
Mulai dari masalah ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan, hingga pengaruh negatif media sosial dan judi online.