https://palpres.bacakoran.co/

Bandara Internasional SMB II Palembang Awasi Keberangkatan Jamaah Haji: Barang Tajam dan Cairan Jadi Temuan

Bandara Internasional SMB II Palembang Awasi Keberangkatan Jamaah Haji: Barang Tajam dan Cairan Jadi Temuan-Foto: Alhadi Farid-koranpalpres.com

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Proses keberangkatan jamaah haji kloter pertama dari Embarkasi Palembang berlangsung dengan tertib dan lancar. 

Meski begitu, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang bersama stakeholder melakukan pengawasan ketat terhadap barang bawaan jamaah, terutama yang masuk dalam kategori dilarang dalam penerbangan internasional. 

Barang tajam dan cairan menjadi temuan utama yang masih sering ditemukan meskipun telah dilakukan berbagai upaya sosialisasi.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan sejak di Asrama Haji Palembang, tempat seluruh jamaah menyelesaikan proses administrasi dan pemeriksaan keamanan sebelum diberangkatkan ke bandara. 

BACA JUGA:Kembali Berstatus Internasional, Herman Deru Gercep Dorong Bandara SMB II Layani Penerbangan Luar Negeri

Pemeriksaan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk otoritas bandara, imigrasi, bea cukai, keamanan, dan panitia penyelenggara ibadah haji.

Pejabat Sementara General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Verry Rizki Permana, menyampaikan bahwa dalam pemeriksaan kloter pertama, petugas masih menemukan sejumlah barang yang dilarang dibawa ke dalam kabin pesawat. 

Di antaranya adalah pisau dapur, gunting, dan cairan dalam kemasan lebih dari 100 ml.

“Masih ditemukan beberapa pisau jenis dapur yang dibawa oleh jamaah dengan alasan akan digunakan selama berada di Mekkah. Namun sesuai regulasi penerbangan internasional, benda-benda tajam seperti itu tidak boleh dibawa ke dalam kabin pesawat,” ujar Verry saat ditemui di sela-sela proses keberangkatan kloter pertama.

BACA JUGA:GM Bandara SMB II Palembang: Penerbangan Internasional Bisa Terwujud Jika Semua Stakeholder Bekerja Sama

Barang-barang tersebut langsung disita oleh petugas dan akan dimusnahkan sesuai prosedur. 

Penegakan aturan ini dilakukan guna menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan, terutama pada rute langsung dari Bandara Internasional SMB II Palembang menuju Madinah yang memakan waktu cukup panjang.

Selain benda tajam, cairan dalam jumlah besar juga menjadi perhatian utama. Petugas mendapati beberapa botol minuman dan cairan lain yang melebihi batas ketentuan 100 ml. 

Menurut Verry, masih ada jamaah yang belum sepenuhnya memahami aturan ini meski sudah disosialisasikan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan