Gelapkan 6 Buah Aki di Ogan Ilir, Pria Ini 'Dicangking' Polisi
Gelapkan 6 Buah Aki di Ogan Ilir, Pria Ini 'Dicangking' Polisi.-koranpalpres.com-
OGAN ILIR, KORANPALPRES.COM- PN (48), warga Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan harus berurusan dengan pihak Polisi Polsek Indralaya Polres Ogan Ilir.
Pasalnya, pria ini terlibat kasus tindak pidana penggelapan yang terjadi di wilayah Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Ia dicangking atau diamankan Tim Tekab 156 Polsek Indralaya pada Senin, 12 Mei 2025 sekitar pukul 15.50 WIB.
Kapolsek Indralaya AKP Junardi menyampaikan, bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan korban, seorang wiraswasta bernama Ismail (27), warga Desa Tanjung Gelam, Kecamatan Indralaya.
BACA JUGA:Ungkap Kasus Curas di Ogan Ilir, Pelaku Ditangkap Polisi di Palembang
BACA JUGA:Ungkap Kasus Narkoboy Terbesar, Yayasan GANN Sumsel Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Ogan Ilir
Dalam laporan tersebut, korban menyebutkan bahwa sejumlah barang miliknya yang tersimpan di gudang alat material di Desa Sukamulia telah digelapkan.
“Modus operandi pelaku adalah dengan mengajak dua rekannya yang kini masih DPO, yakni Iwan dan Arifin, untuk mengambil barang dari gudang milik korban,” ungkap Kapolsek, Rabu 14 Mei 2025.
Dikatakan AKP Junardi, barang-barang yang digelapkan tersangka adalah berupa enam buah aki.
"Itu diantranya empat buah aki merek Yuasa 100A dan dua buah aki merek GS 100A, dengan total kerugian mencapai Rp10,2 juta," bebernya.
BACA JUGA:Ga Nyangka Pria Bejat ini Tega Gituin Putri Kandung di Ogan Ilir, 15 Tahun Penjara Menanti!
BACA JUGA:Operasi Sikat Musi 2025, Polisi Tangkap Buronan Kasus Pencurian Sepeda Motor dan HP di Ogan Ilir
Berdasarkan informasi dari masyarakat, Tim Tekab 156 yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Indralaya AKP Junardi bersama Kanit Reskrim IPDA M. Agus Akbar, bergerak cepat menuju lokasi keberadaan tersangka di Desa Palem Raya.
"Tanpa perlawanan, tersangka PN berhasil diamankan beserta satu unit mobil Toyota Fortuner warna hitam yang digunakan dalam aksi tersebut," katanya.