Laka Lantas Terjadi di Jempatan Ampera Palembang, Apa Penyebabnya?
Laka lantas terjadi di Jembatan Ampera Palembang antara motor Honda Revo dengan Honda BeAt nopol 2302 AEU, kemudian anggota Satlantas Polrestabes Palembang mendatangi Rumah Sakit tempat para korban berobat.--Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Laka lantas terjadi di Jembatan Ampera Palembang antara motor Honda Revo dengan Honda BeAt nopol 2302 AEU, Sabtu 24 Mei 2025 sekira pukul 23.30 WIB.
Akibatnya Pengendara Honda BeAt nopol 2302 AEU Nabila (16) warga Lorong Pedatuan Darat, Kecamatan SU II Palembang mengalami luka dan dalam keadaan tidak sadar berobat di RS Hermina OPI.
Sedangkan untuk penumpangnya Keyla Salsabila (16) warga Jalan KH. Azhari, Lorong Senat, Kecamatan SU II Palembang dibawa ke RS Muhammadiyah Palembang, kemudian melakukan berobat sendiri.
Untuk pengendara sepeda motor Honda Revo Melky Ofri Dully (31) warga Jalan Welor Laran, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, NTT belum diketahui.
BACA JUGA:3 Titik Rawan Kriminalitas di Pemulutan, Polisi Lakukan Ini
BACA JUGA:Tekan Angka Kriminalitas, Kegiatan Ini Langkah Tiju Unit 1 Subdit III Polda Sumsel Lakukan
Hal ini dibenarkan oleh Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Radipta melalui Kanit Gakkum, AKP Ar Sikakum.
"Benar adanya laka lantas yang terjadi di Jembatan Ampera antara sepeda Motor Honda BeAT nopol 2302 AEU dan Honda Revo," ujarnya, Ahad 25 Mei 2025.
Laka lantas sendiri terjadi sekira Pukul 23.30 WIB di Jembatan Ampera Kota Palembang, antara kendaraan Sepeda Motor Honda Revo yang berjalan dari arah Simpang Masjid Agung hendak menuju ke arah Simpang 7 Ulu Palembang.
Setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) laka lantas pada saat kendaraan Sepeda Motor Honda Revo hendak berbelok putar balik.
BACA JUGA:Kriminalitas Susah Ditebak, Warga Harus Perketat Keamanan Lingkungan Masing-masing
BACA JUGA:Ini Cara Polrestabes Palembang Tekan Kriminalitas di Wilayahnya
Tiba-tiba ditabrak oleh sepeda Motor Honda Beat nopol BG 2302 AEU yang berjalan dari arah yang sama.
"Korban mengalami luka-luka berobat di RS Muhammadiyah dan RS Hermina OPI," terang AKP Ar Sikakum kepada wartawan.