Bantuan Seragam Tak Merata, Komisi IV DPRD OKU Timur Panggil Dinas Pendidikan
Bantuan Seragam Sekolah Dinilai Tak Adil, Komisi IV Desak Disdik OKU Timur Bertanggung Jawab--bacakoranpalpres
MARTAPURA, KORANPALPRES.COM - Program bantuan seragam gratis yang diluncurkan Dinas Pendidikan OKU Timur justru menuai kontroversi.
Dari total 86 ribu siswa SD dan SMP di kabupaten ini, hanya 1.500 siswa yang menjadi penerima bantuan atau setara dengan hanya 1,7 persen dari jumlah keseluruhan.
Kondisi ini dinilai tidak adil dan menyakiti perasaan masyarakat kurang mampu lainnya.
Program tersebut resmi dilaunching di Lapangan KONI Belitang, Senin (16/6/2025), dan semula diharapkan menjadi solusi meringankan beban ekonomi keluarga tidak mampu.
BACA JUGA:Janji Seragam Gratis di OKU Timur Tak Terbukti, Wali Murid Keluhkan Bayar Rp600 Ribu
BACA JUGA:Tepati Janji Kampanye, Wali Kota Arlan Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa SD-SMP Prabumulih
Namun, keterbatasan cakupan bantuan justru menimbulkan kekecewaan.
Anggota Komisi IV DPRD OKU Timur, Adi Munadi, menilai program ini terkesan sekadar formalitas dan tidak menyentuh keadilan sosial.
“Programnya bagus, tapi kalau hanya segelintir siswa yang dapat, itu sama saja menyakiti hati warga lainnya. Kalau memang tidak sanggup, jangan dipaksakan,” tegasnya.
Terkait hal ini Anggota Komisi IV DPRD Adi Munadi angkat bicara, menurunya tentunya program bantuan seragam ini seperti promalitas saja tampa melihat dampak lainya.
BACA JUGA:Program Seragam Gratis Hanya Janji Palsu, Warga OKU Timur Tegaskan Dukung Fery-Herly di Pilkada
BACA JUGA:Kabar Gembira! 54 Siswa Baru SDN 11 Lahat Terima Seragam Gratis, Wali Murid Bersyukur
“Program ini bagus namun hanya menyakitkan hati masyarakat miskin lainnya,seharusnya kalau tidak ada anggarnya jangan dipaksakan,”cetus Adi.
Jadi pihaknya Dewan Komisi 4 akan segara manggil pihak Dinas Pendidikan OKU Timur agar bisa memberikan keterangan hal ini, jangan sampai program yang sudah baik tapi pelaksanaan hanya membuat warga lainya kecewa saja.
“Ya kita akan panggil Dinas Pendidikan OKU Timur mencari langka apa untuk menyempurnakan program tersebut,terus Dinas Pendidikan juga harus menjelaskan kemedia baju seragam apa saja yang diberikan, anggran juga harus jelas per siswa berapa dapatnya jadi tidak bayang bayang,” jelasnya.
Menurutnya nanti pihaknya akan suwiping angaran dinas Pendidikan untuk mencari jalan agar bantuan baju seragam itu merata bagi masyarakat kurang mampu.
BACA JUGA:Selamat! Lulus PPDB 2024, Siswa SD Bisa Dapat Bantuan Seragam Gratis dari Mendikbud, Ini Syaratnya
BACA JUGA:Kapolres OKU Timur Bagikan Sembako Gratis untuk Purnawirawan Polri, Ini Harapannya