https://palpres.bacakoran.co/

Sengketa Kepemilikan Lahan Pulau Kemaro Mencuat, Pemkot Palembang Siap Cari Solusi Damai dan Berkeadilan

Wakil Walikota Palembang Prima Salam (kanan) menerima audiensi para ahli waris Zuriat Ki Marogan.--pemkot palembang

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berkomitmen mencarikan solusi damai dan berkeadilan terkait persoalan sengketa kepemilikan lahan Pulau Kemaro. 

Menyusul kembali menghangatnya permasalahan kepemilikan lahan di atas delta kecil di perairan Sungai Musi yang terletak sekitar 6 km dari Jembatan Ampera itu.

Komitmen Pemkot Palembang itu ditegaskan Wakil Walikota Palembang Prima Salam saat menerima audiensi para Ahli Waris (Zuriat) Ki Marogan di Ruang Rapat II Setda Kota Palembang, Senin 30 Juni 2025.

Untuk membuktikan komitmen tersebut, Prima Salam secara langsung menyatakan bahwa pihaknya membuka lebar ruang dialog demi kemaslahatan bersama.

BACA JUGA:Cerita Cinta Paling Baper! Legenda Pulo Kemaro Bakal Hadir di Museum SMB II, Malmingan Dijamin Anti Boring

BACA JUGA:Mengenal 5 Fakta Menakjubkan Pulau Kemaro, Destinasi Wisata di Palembang yang Populer!

“Kita ingin duduk bersama, membangun niat baik dan mencari jalan keluar terbaik,” tegas Prima Salam. 

Lebih lanjut dikatakannya, apabila memang milik Zuriat Ki Maroga maka selanjutnya akan dibicarakan tawaran wakaf produktif. 

“Intinya kita tidak menginginkan adanya konflik berkepanjangan,” tutur Prima Salam.

Ia menambahkan, Pemkot Palembang sendiri berharap permasalahan tersebut tidak berlarut-larut dan bisa menjadi momentum penguatan identitas budaya dan religi kota.

BACA JUGA:Cerita di Balik Pulau Kemaro, Mirip Kisah Romeo dan Juliet Versi Sumatera Selatan

BACA JUGA:Catat Jadwalnya! Perayaan Cap Go Meh 2024 Panitia Siapkan Kapal Gratis ke Pulau Kemaro

“Apabila semua pihak bersatu, saya yakin Pulau Kemaro bisa jadi destinasi wisata unggulan Kota Palembang berbasis sejarah dan syariah,” tukasnya.

Di kesempatan itu, Zuriat Ki Marogan yang diwakili Memet Ahmad menyampaikan dukungan terhadap pengembangan Pulau Kemaro sebagai kawasan wisata baru, selama tetap menjunjung nilai-nilai syariat Islam.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan