https://palpres.bacakoran.co/

Pasca Jembatan Ambruk, Pemkab Lahat Percepat Proses Jalan Hauling Khusus Batubara

JEMBATAN AMBRUK : Bupati Lahat didampingi Wabup dan jajaran melihat kondisi jembatan Muara Lawai B yang ambruk-Bernat/koranpalpres.com-

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Bupati Kabupaten Lahat, H Bursah Zarnubi SE dan Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih SH MH sejak awal menjabat telah berkomitmen mengalihkan akses jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), ke jalan hauling khusus bagi batubara.

Akses ini telah 99 persen rampung kini tinggal tersisa 1 persen lagi, keputusan ini diambil untuk tercapainya stabilisasi yang selama ini, puluhan pengusaha transportir truk angkutan tambang yang beroperasi di Kabupaten Lahat, bahkan dari luar daerah semuanya menggunakan akses umum.

Jalan hauling adalah jalur transportasi khusus yang dirancang, untuk mendukung pergerakan alat berat dan kendaraan pengangkut material.

Tokoh Pengamat Sosial Kabupaten Lahat, Bakrun Satia Darma SH mengatakan, langkah pemerintah sudah sangat tepat. Bahkan saat kampanye di Pilkada sudah berjanji.

BACA JUGA:Kenalan dengan Lepas, Merek Mobil Baru yang Bawa SUV Premium di GIIAS 2025

BACA JUGA:Mobil Listrik Emang Tanpa Suara dan Knalpot, Tapi Jangan Salah, Masih Butuh Ini Biar Gak Kepanasan

Saat ini pembebasan lahan houling ini hanya tersisa 1 persen lagi yang masih dalam tahap penyelesaian.

"Kalau yang saya tau. Kendala terakhir terletak pada lahan milik salah satu perusahaan (PT BSP) di Desa Sengkuang, Kecamatan Merapi Timur sepanjang 155 meter dengan lebar 30 meter, yang masih berada dalam status Hak Guna Usaha (HGU)," ungkap dia.

Dijelaskannya, jalan hauling ini akan menghubungkan pintu masuk di Desa Muara Maung membentang sepanjang 38 kilometer dengan lebar 30 meter. 

"Tinggal menunggu hibah saja sehingga rampung 100 persen. Karena masalahnya cuman satu persen ini saja yaitu 1,5 kilometer lagi," tutup Bakrun. 

BACA JUGA:Kisah Kiai Marogan, Pengusaha Kayu yang Bangun 2 Masjid Legendaris di Ujung Sungai Musi

BACA JUGA:Satresnarkoba Polres Ogan Ilir Ungkap Kasus Narkoboy, 17 Paket Sabu Disita-Pengedar Dibekuk!

Senada, Tokoh Pengamat Pertambangan Kabupaten Lahat, Ahmad Syahri Kurnianto SHi mengatakan, selama ini Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) terutama di Merapi Area, digunakan dari berbagai perusahaan transportir pertambangan di Sumatera Selatan bahkan dari luar provinsi. 

"Robohnya jembatan Muara Lawai Lahat kemaren menjadikan momen alat pendorong penyelesaian, progres pembangunan jalan houling dari 99 persen menjadi 100 persen, supaya angkutan tambang menggunakan jalan khusus baik pengusaha dan tranportir angkutan pertambangan," ujar dia.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan