PLN-KSOP Kelas I Palembang Perkuat Kolaborasi, Jaga Keandalan Kabel Laut 150 kV Interkoneksi Sumatera-Bangka
PLN bekerjasama dengan KSOP Kelas I Palembang memperkuat kolaborasi dalam menjaga keandalan kabel laut 150 kV interkoneksi Sumatera-Bangka--Ist
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan (UIP Sumbagsel) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang terus memperkuat kolaborasi.
Terutama dalam menjaga keandalan operasional Kabel Laut 150 kV Interkoneksi Sumatera-Bangka.
Sinergi ini merupakan upaya strategis untuk memastikan pasokan listrik andal bagi masyarakat serta industri di Bangka Belitung.
Rapat koordinasi yang digelar di Hotel Harper Palembang pada Rabu (9/7) itu dihadiri oleh Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Zainuddin, SRM Perencanaan PLN UIP Sumbagsel, Ruly Chaerul dan Manager UPP Sumbagsel 2, Adi Saputro.
BACA JUGA:PLN UIP Sumbagsel Berhasil Raih Tiga Penghargaan Platinum pada Ajang Nusantara CSR Awards 2025
Pertemuan ini membahas langkah-langkah konkret untuk meningkatkan pengamanan pengoperasian infrastruktur kabel laut yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di wilayah tersebut.
Zainuddin menegaskan komitmen KSOP dalam mendukung operasional kabel laut sebagai Objek Vital Nasional.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan pengawasan ketat di sekitar jalur kabel laut, mengingat lokasinya yang berpotongan dengan jalur pelayaran. Dukungan ini kami berikan sebagai bentuk kontribusi nyata bagi ketahanan energi di Bangka Belitung," ujar Zainuddin.
Adi Saputro, Manager UPP Sumbagsel 2 PLN, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan KSOP mencakup berbagai aspek.
BACA JUGA:Lewat Program Pagar Ayu, PLN Salurkan Bantuan Alat Produksi dan Pelatihan Kewirausahaan
Mulai dari pemantauan rutin, penyiapan perizinan, hingga sosialisasi kepada para pemangku kepentingan di sektor maritim.
"Dengan dukungan penuh dari KSOP, kami dapat melakukan langkah-langkah proaktif yang diharapkan dapat meminimalisir gangguan dan menjaga kinerja optimal infrastruktur kelistrikan di Bangka Belitung untuk jangka panjang," jelas Adi.