Wow, Disbun Lahat Gelar Bimtek Terkait Mutu Kopi, Ini Tujuan Utamanya
BIMTEK : Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Disbun Lahat berfoto bersama dengan peserta bimtek-Bernat/koranpalpres.com-
LAHAT, KORANPALPRES.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melalui Dinas Perkebunan (Disbun) melakukan bimbingan teknis (Bimtek) Peningkatan Kualitas Mutu Kopi.
"Selain itu, bagaimana strategi pemasaran didalam pengolahan bisnis kopi sekaligus memberdayakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), sehingga tumbuh pesat dan memperkenalkan kopi Lahat hingga luar negeri," sebut Kepala Disbun Lahat, Vivi Anggraeni SSTP Msi melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil, Martin Lusepa STP MM.
Nah, kegiatan tersebut melibatkan narasumber Ketua Komunitas Kopi Sriwijaya dan Direktur Palembang Training Center, Ela Rosita ST MM, dengan materi strategi pemasaran pengolahan bisnis kopi dan dilanjutkan Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ambar Sehatiningsih SPt Msi.
Kemudian, Kepala Kantor Layanan Teknis BSN Sumsel, Angga Madi Utomo ST, memberikan materi perihal.peningkatan kualitas mutu kopi berdasarkan standar SNI.
BACA JUGA:Jaga Mutu dan Rasa Olahan Kopi, Inovasi Disbun Lahat dengan Teknologi Solar Dryer, Ini Keunggulannya
BACA JUGA:KEREN, Disbun Lahat Canangkan Lonjakan Produktivitas Kopi Hingga 2 Ton Perhektar, Ini Jurus Ampuhnya
Serta Penyuluh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lahat, Rismaini SPP Msi dengan materi seputar kualitas pengolahan dan kemasan kopi sesuai standar.
Jumlah peserta sebanyak 21 petani atau pelaku usaha sekaligus 9 Tenaga penyuluh perkebunan.
Dia menambahkan, tujuan utama bimtek kualitas mutu kopi adalah untuk meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan petani serta pelaku usaha dalam menghasilkan dan mengolah kopi berkualitas tinggi.
"Meningkatkan daya saing produk kopi, memperkuat brand image dan memberikan nilai tambah bagi petani serta pelaku usaha kopi," ulas dia.
BACA JUGA:LUAR BIASA, Satu Batang Kopi Hasilkan 10 Kg Cherry dan 3 Kg Green Bean, Ini Kata Kadisbun Lahat
Martin Lusepa menerangkan, setelah bimtek ini petani dan pelaku usaha kopi dan penyuluh, dapat mengedukasi teknik pasca panen kopi yang baik sehingga dapat dijadikan kebun, sebagai tempat agrowista serta dapat membangun brand kopi Robusta Lahat berstandar sehingga didapatkan harga kopi tinggi.
"Petani tidak hanya menjual mentah saja akan tetapi mampu mengelola menjadi produk lainnya, ini menjadi tugas bersama khususnya pemerintah, bagaimana bisa memfasilitasi petani untuk bisa menjual hasil kopinya dengan harga layak," pungkas dirinya.