https://palpres.bacakoran.co/

Ada Perwakilan Kejari Lahat di Gedung Kesenian, Acara Apa?

Bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Lahat, Seksi Intelijen Kejari Lahat melakukan kegiatan Kampanye Anti Korupsi Untuk Kepala Dinas dan Kepala Desa Se-Kabupaten Lahat.--Humas Kejati Sumsel

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Bertempat di Gedung Kesenian Kabupaten Lahat, Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat melakukan kegiatan Kampanye Anti Korupsi Untuk Kepala Dinas dan Kepala Desa Se-Kabupaten Lahat, Kamis 7 Agustus 2025. 

Dengan mengusung tema Pencegahan atau Deteksi Dini Terhadap Kegiatan yang Dapat Merugikan Keuangan Negara. 

"Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 400 orang yang terdiri dari kepala desa, lurah, dan camat se-Kabupaten Lahat serta Kepala OPD terkait," ujar Kasi Intel Kejari Lahat, Rio Purnama, S.H., M.M.

Acara dibuka dengan sambutan dan arahan dari Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi, S.E, dilanjutkan oleh sambutan dan arahan dari Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto S.Sos., S.H., M.H. 

BACA JUGA:Kejati Sumsel Ikuti Zoom Meeting, Kegiatan Apa?

BACA JUGA:Ada Pidsus Kejati Sumsel di Kejari OKU, Giat Apakah Itu?

Dalam pengarahannya Kepala Kejaksaan Negeri Lahat menyampaikan beberapa materi terkait integritas dalam memimpin agar terhindar dari praktik korupsi. 

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat berharap agar seluruh tamu undangan yang hadir dapat melakukan pencegahan terjadinya korupsi.

Dengan cara transparan dalam anggaran, melibatkan masyarakat sebagai pengawas dalam setiap kegiatan, menolak gratifikasi, membangun sistem pengendalian internal.

Serta berani melapor ke APIP atau Aparat Penegak Hukum jika menemukan penyimpangan. 

BACA JUGA:Pimpin Apel Gabungan Kejati dan Kejari Palembang, Ini Amanat Disampaikan Kajati

BACA JUGA:Penerangan Hukum di Kantor Camat IB I Palembang, Ini Penyampaian Kejati Sumsel

Selanjutnya dilakukan interaksi tanya-jawab antara kepala desa dengan Kepala Kejaksaan Negeri Lahat dan Bupati Lahat. 

Acara diakhiri dengan pelaksanaan test urine terhadap seluruh kepala desa sebagai bagian dari upaya pencegahan peredaran narkoba di desa-desa yang dinilai sudah mulai terpapar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan