Rumah Kembar Tuan Kentang: Perpaduan Arsitektur Eropa dan Palembang
Rumah Kembar Tuan Kentang merupakan perpaduan arsitektur Eropa dan Palembang yang kini masih terawat dan menjadi wisata edukasi.--Sumber foto: Tiktok/@jurnalrahmad
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Rumah Kembar Tuan Kentang Terletak di kawasan Seberang Ulu, rumah ini memiliki desain yang khas yaitu perpaduan Eropa dan Palembang.
Tidak hanya menjadi saksi bisu perjalanan panjang kota Palembang, tetapi juga memperlihatkan bagaimana masyarakat zaman dahulu mempertahankan identitas budaya mereka.
Berdiri kokoh lebih dari seratus tahun yang lalu, rumah ini masih dapat disaksikan oleh generasi masa kini dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi.
Rumah Bersejarah Bernuansa Tradisional dan Kolonial
BACA JUGA:Galeri Kain Tuan Kentang di Palembang Mendadak Viral! Dijadikan Dekranas sebagai Pusat Wastra Lokal
BACA JUGA:Disbudpar Sumsel Beri Kejutan Spesial kepada Kepala Bidang Kebudayaan, Apa Tujuannya?
Rumah Kembar Tuan Kentang dibangun pada tahun 1918 oleh HM Mahmud bin Tedjo, seorang saudagar terkenal di kawasan Tuan Kentang yang juga dikenal sebagai pedagang kulit ular.
Nama Rumah Kembar Tuan Kentang diberikan karena bangunan ini terdiri dari dua rumah yang hampir identik, yang saling terhubung di bagian belakang.
Rumah ini memadukan unsur arsitektur Eropa dengan sentuhan lokal Palembang, menghasilkan harmoni visual yang mencerminkan pertemuan dua kebudayaan.
Elemen arsitektur Eropa terlihat jelas di bagian luar rumah melalui ornamen jendela dan pintu, sedangkan di dalamnya, ukiran kayu berwarna emas menjadi ciri khas budaya Palembang yang begitu kuat.
BACA JUGA:Luar Biasa! Seniman Palembang Ini Luncurkan Buku Utilitarianisme Kebudayaan, Seperti Apakah itu
Keunikan rumah ini terletak pada kemampuannya untuk menggabungkan dua pengaruh besar gaya tradisional Palembang yang kental dengan filosofi masyarakat Melayu dan sentuhan Eropa yang datang pada masa penjajahan.
Ini menciptakan sebuah kesatuan yang tidak hanya estetis tetapi juga penuh dengan nilai sejarah.
Peran Penting dalam Masa Penjajahan
Rumah ini memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar tempat tinggal.