https://palpres.bacakoran.co/

Wabup Lahat: Kader Dashat Ujung Tombak Kita di Lapangan Pantau Soal Gizi Seimbang

ICIP-ICIP : Wabup Lahat, Widia Ningsih SH MH didampingi Plt Kadis Dalduk dan KB melakukan icip-icip makanan sehat-Diskominfo dan SP Lahat/koranpalpres.com-

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE melalui Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih SH MH menyampaikan, bahwasanya kader dashat merupakan ujung tombak berada di lapangan.

"Yang mana, mereka mengetahui secara persis komposisi makanan bergizi serta garda terdepan, dalam penyebaran informasi dan pengetahuan gizi seimbang," ungkap dia, Rabu 13 Agustus 2025.

Nah, dapur sehat bukan sekedar soal memasak, melainkan bagaimana memanfaatkan bahan pangan lokal tersedia, diolah sedemikian rupa sehingga menjadi hidangan bergizi tinggi.

"Tentu saja kader ini juga memastikan asupan nutrisi terbaik, bagi anak-anak kita sejak dini dan tugas mereka bukanlah hal yang ringan untuk dikerjakan," sebut dirinya.

BACA JUGA:Top 3 Daerah Penghasil Jagung Terbanyak di Sumsel, Mana Paling Produktif?

BACA JUGA:Ratusan Siswa SDN Merapi Selatan Lahat Diberikan Obat Ini oleh Tim PKM Perangai, Untuk Apa Ya

Ia menyebutkan, penanganan stunting menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat.

Upaya ini memerlukan sinergi dari segala pihak, mulai dari pemerintah itu sendiri, lembaga swasta, hingga peran serta aktif dari masyarakat.

"Melalui dapur sehat atasi stunting (Dashat) yang merupakan sinergitas Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berkualitas (Dalduk dan Kab), serta Dinas Kesehatan," paparnya.

Widia Ningsih mengemukakan, persoalan stunting adalah tantangan besar harus dihadapi bersama, karena hal itu masih dapat dijumpai ditengah-tengah masyarakat.

BACA JUGA:INOVASI! Dinas TPHP dan Disbun Lahat Siapkan Lahan 500 Ha Tanam Padi Gogo, Catat Lokasinya

BACA JUGA:Gerakan Pramuka: Menjawab Tantangan Zaman Menuju Indonesia Emas 2045

"Tentu saja, merupakan cerminan dari kompleksitas masalah gizi dan kesehatan harus segera kita selesaikan. Stunting bukan siap tinggi badan, tetapi cenderung menyangkut masa depan mereka kelaknya," papar dirinya.

Nah, anak-anak yang mengidap stunting ini cenderung memiliki tingkatan kecerdasan yang kurang optimal, rentan terhadap penyakit dan pada akhirnya berdampak pada kualitas sumber daya manusia (SDM).

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan