Jejak Pinang di Sumatera Selatan, Si Penyumbang Produksi Terbesar Indonesia
Ilustrasi - Banyuasin hingga OKI, Jejak Sentra Mangrove Terbesar di Sumsel-Youtube Siapdarling-
KORANPALPRES.COM- Sumatera Selatan (Sumsel) dikenal sebagai salah satu lumbung pangan dan perkebunan Indonesia.
Selain karet, kopi, dan sawit, ada satu komoditas yang mulai mencuri perhatian, yakni pinang.
Buah yang sering digunakan dalam tradisi menginang hingga menjadi bahan baku industri farmasi ini ternyata memiliki potensi besar.
Sayangnya, tidak banyak orang tahu bahwa Sumsel menyimpan daerah penghasil pinang terbesar yang jarang terekspos.
BACA JUGA:5 Daerah Penghasil Kakao Terbesar di Indonesia, Ada Tetangga Sumatera Selatan
Potensi Pinang di Sumsel, Menurut data dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian yang dirilis dalam Statistik Perkebunan Indonesia 2022.
luas areal pinang nasional mencapai lebih dari 150 ribu hektar dengan produksi lebih dari 126 ribu ton biji pinang kering.
Sebagian besar produksi tersebut berasal dari Pulau Sumatera, termasuk provinsi Sumatera Selatan.
Di Sumsel sendiri, pinang banyak dibudidayakan oleh perkebunan rakyat.
BACA JUGA:Mengenal Kota-Kota Penghasil Buah di Indonesia, Termasuk 2 Daerah dari Sumsel
BACA JUGA:5 Daerah Penghasil Timah Terbesar di Indonesia, Nomor 1 Tetangga Sumatera Selatan
Komoditas ini umumnya ditanam di lahan perkebunan campuran bersama karet atau kelapa.
Meski belum sepopuler karet atau sawit, kontribusi pinang terhadap perekonomian daerah cukup menjanjikan, terutama untuk pasar ekspor.