https://palpres.bacakoran.co/

Bupati Panca Angkat Bicara Soal Kades di Rambang Kuang Ogan Ilir Digerebek Warga Sedang 'Bercocok Tanam'

Bupati Panca Angkat Bicara Soal Kades di Rambang Kuang Ogan Ilir Digerebek Warga Sedang 'Bercocok Tanam'-Dok Koranpalpres.com-

OGAN ILIR, KORANPALPRES.COM - Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar angkat bicara terkait Kepala Desa (Kades) Beringin Dalam, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir yang digerebek warga diduga sedang "bercocok tanam" dengan anak di bawah umur.

Bupati Panca mengaku sudah menerima laporan dari pihak inspektorat terkait oknum Kades di Rambang Kuang Ogan Ilir ini.

"Inspektorat melaporkan perkembangan, mereka sudah koordinasi dengan Camat untuk mencari informasi valid, sudah dinikahkan pasca kejadian, diselesaikan secara kekeluargaan," ungkap Bupati.

Selanjutnya kata Bupati, pihak inspektorat baru minggu depan akan melakukan pemanggilan terhadap Kades untuk klarifikasi terkait dengan di lapangan. 

BACA JUGA:Detik-Detik Bupati Panca Perbaiki Helm Paskibraka yang Melorot, Tamu Undangan Auto Tepuk Tangan

BACA JUGA:Momen Bersejarah, Bupati Panca Kukuhkan Paskibraka Ogan Ilir

"Jadi prosesnya baru bisa minggu depan, yang bersangkutan dipanggil ke Inspektorat," kata Bupati Panca, Jumat 22 Agustus 2025.

Terkait hal-hal ke depan kata Panca, mungkin ada proses hukum ataupun sanksi, pihaknya akan lihat apa yang menjadi wadahnya di dalam pemerintahan. 

"Apa yang bisa dilakukan Bupati, yang menjadi intervensi Bupati bisa memberikan tindakan tegas kepada Kades, selagi itu di bawah kewenangan Bupati," terangnya.

Bupati juga menghimbau, katanya sebenarnya bukan hanya untuk Kades, untuk seluruh yang ada termasuk masyarakat.

BACA JUGA:TOK! DPRD Ogan Ilir Sahkan RPJMD 2025-2029, Bupati Panca Sampaikan Hal Ini

BACA JUGA:Potensi Baru di Bidang Pertanian Ogan Ilir, Bupati Panca Melihat Panen Perdana Kopi di Rengas Payaraman

"Apalagi Kades pimpinan yang menjadi contoh, menjadi tauladan, agar ke depan termasuk masyarakat dalam memilih pimpinan pastikan semuanya berintegritas. Agar dapat menjaga nama baik Desa," jelasnya. 

"Jadi saya harap kalau memang sudah berbuat demikian, masyarakatnya juga jangan dipilih lagi pada saat Pilkades yang akan datang," tukasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan