Begini Komitmen Polri Dukung Pencapaian Asta Cita Pemerintah
Polri menegaskan komitmennya mendukung pencapaian Asta Cita pemerintah melalui peran yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, hal ini dikatakan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.--Bidhumas Polda Sumsel
JAKARTA, KORANPALPRES.COM - Polri menegaskan komitmennya mendukung pencapaian Asta Cita pemerintah melalui peran yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum.
Tetapi juga menyentuh aspek strategis yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti ketahanan pangan.
Melalui Satgas Pangan, Polri ikut memastikan distribusi komoditas vital, termasuk jagung, berjalan lancar.
Serta terbebas dari praktik kecurangan, penimbunan, maupun spekulasi harga. Kehadiran aparat di lapangan menjadi jaminan keamanan bagi petani, pelaku usaha, hingga konsumen, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional.
BACA JUGA:Jaga Stamina, Cara Inilah Dilakukan Polda Sumsel
BACA JUGA:Polda Sumsel Ungkap Pengangkutan 40 Ton Batubara Ilegal, Aktor Intelektual Mulai Terkuak
“Pelaku usaha memiliki jaminan bahwa jalur distribusi lebih tertata. Sementara masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil,” jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sabtu 23 Agustus 2025.
Dengan demikian, pengawasan distribusi pangan tidak hanya soal penegakan hukum tetapi juga bagian dari sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pencapaian tujuan Asta Cita.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan visi Asta Cita sebagai pedoman arah kebijakan pembangunan nasional. Sebab itu, diperlukan sinergisitas serta kolaborasi seluruh elemen bangsa.
"Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri," ujar Kapolri.
BACA JUGA:Wah! Ada Komisi III DPR RI di Mapolda Sumsel, Untuk Apa?
BACA JUGA:Drama Penusukan Berakhir Tragis, Polda Sumsel Bergerak Cepat Amankan Pelaku
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 500 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Indonesia.
Hal ini disampaikan Kapolri usai melakukan peresmian dan Groundbreaking SPPG di Kalimantan Selatan, Kamis 21 Agustus 2025.