Kurangi Beban Orangtua, DPRD Sumsel Minta Komite Sekolah Batasi Pungutan
MF Ridho Ingatkan Komite Sekolah SMAN 1 Sembawa Tak Andalkan Pungutan-Rosalini koranpalpres.com-
Sebelumnya, saat menyampaikan sambutan, Kepala SMAN 1 Sembawa, Ria Wilastri memaparkan, saat ini ada 576 peserta didik di SMAN 1 Sembawa dengan 31 orang guru dan 6 orang pegawai.
“Untuk tenaga guru, masih dibutuhkan guru kimia. Saat ini baru ada satu dari PPPK yang ditempatkan di sini. Kami berharap dapat satu lagi guru kimia,” ujar Ria.
BACA JUGA:Pangdam II Sriwijaya Hadiri Kegiatan di Ruang Sidang Paripurna DPRD Sumsel, Apakah Itu?
BACA JUGA:DPRD Sumsel Sepakati 3 Raperda Jadi Perda, Gubernur Herman Deru Beri Apresiasi Tinggi
Mengenai sarana dan prasarana sekolah, menurut Ria, saat ini sudah lengkap. Apalagi pada tahun 2024 ada tambahan fasilitas dari pemerintah yaitu laboratorium bahasa.
“Harapan kami ada penambahan ruang belajar karena animo masyarakat semakin tinggi. Mengingat keterbatasan ruang berakibat kami tidak bisa menerima murid baru sebanyak 100 orang, untuk lahan guna penambahan ruang belajar sudah ada,” ujar Ria.
Pada kesempatan ini juga Ria menjelaskan, ada bantuan dari wali murid untuk pembangunan pagar sepanjang 350 meter.
Untuk memagari seluruh sekolah masih butuh pembangunan pagar sepanjang 300 meter lagi.
Ria berharap Dapil X dapat membantu penyelesaian pembangunan pagar ini untuk kenyamanan peserta didik. “Kami berharap usulan ini bisa menjadi prioritas Dapil X,” kata Ria.
Menanggapi permintaan Kepala SMAN 1 Sembawa, Koordinator Dapil X, MF Ridho menjelaskan, perlu disiapkan usulan tertulis untuk penambahan ruang belajar dan penyelesaian pagar sekolah.
“Tolong siapkan proposal, akan kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan dan tidak menyalahi aturan yang berlaku.
Kalau bisa dianggarkan di 2026 kenapa tidak? Atau bisa juga di 2027,” ujar Ridho.
BACA JUGA:Rapat Paripurna XV DPRD Sumsel, ini Masukan Penting dari Banggar untuk Gubernur Herman Deru