Pemkab Empat Lawang Pastikan Tarif PBBP2 Tak Alami Kenaikan, Ini Kata Kadispenda
GEDUNG DISPENDA : Tampak bangunan Gedung Dispenda Kabupaten Empat Lawang daei depan-Sumantri Lahat Pos/koranpalpres.com-
EMPAT LAWANG, KORANPALPRES.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang menegaskan bahwasanya tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di wilayah tersebut tidak mengalami kenaikan.
Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Empat Lawang, Kuswinarto SE.
Menurut dirinya, sejak diberlakukan pada 2013 lalu, tarif PBB-P2 tidak pernah mengalami perubahan.
Namun demikian, masyarakat kerap merasakan adanya kenaikan jumlah tagihan, kondisi itu, terjadi bukan karena tarif dinaikkan melainkan akibat penyesuaian nilai objek pajak.
BACA JUGA:Pemkab Empat Lawang Bekali PPPK Formasi 2023, Ini Kata Sekda
BACA JUGA:FANTASTIS! Pemkab Empat Lawang Ajukan Proposal BKBK ke Pemprov Sumsel, Ini Nominalnya
“Penyesuaian ini bukan berarti tarifnya naik. Misalnya tanah kosong berubah menjadi bangunan. Nilai objek pajaknya otomatis berubah, dan itu berdampak pada besaran tagihan. Tapi tarif pengenaan pajaknya tetap sama,” jelas dia.
Ia menambahkan, penyesuaian nilai objek pajak merupakan mekanisme, yang dilakukan pemerintah daerah untuk mencerminkan kondisi aktual di lapangan.
“Yang berubah hanya nilai objek pajaknya, bukan tarifnya,” imbau dirinya.
Kuswinarto berharap, masyarakat dapat memahami perbedaan tersebut. Dengan begitu, tidak muncul salah persepsi bahwa Pemkab melakukan kenaikan tarif pajak.
BACA JUGA:Waduh, Pemkab Empat Lawang Ajukan Proposal ke Gubernur Sumsel untuk Perbaiki Akses Jalan
BACA JUGA:Sisa Anggaran Pilkada Tinggal Rp 6,9 M, Ini yang Dilakukan Pemkab Empat Lawang
"Pajak yang dibayarkan tersebut sepenuhnya diperuntukkan bagi pembangunan, dan kepada wajib pajak agar dapat mematuhinya sebelum jatuh tempo," ucap dia.
Ia berharap, kedepannya akan banyak PBBP2 yang dibayar oleh wajib pajak sehingga dapat berpartisipasi, dengan pemasukan dan pembangunan daerah selama lima tahun.