https://palpres.bacakoran.co/

Polda Sumsel Pamerkan Pelaku Perusakan dan Pembakaran Fasilitas Umum di Palembang

Polda Sumsel mengamankan sebanyak 90 orang dalam serangkaian aksi perusakan dan pembakaran fasilitas umum serta pembakaran mobil dan menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan.--Bidhumas Polda Sumsel

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Polda Sumsel mengamankan sebanyak 90 orang dalam serangkaian aksi perusakan dan pembakaran fasilitas umum serta pembakaran mobil.

Yang terjadi di Mako Ditlantas Polda dan kerusuhan di Kabupaten OKU. Dari 90 orang yang diamankan, 25 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan dari hasil perkembangan penyidikan kasus perusakan di sejumlah fasilitas umum di Palembang.

Termasuk pembakaran kendaraan di Mako Ditlantas Polda Sumsel terjadi pada Minggu 31 Agustus 2025 yang dipicu dari provokasi melalui media sosial. 

BACA JUGA:Ada Kunjungan Tim Terpadu Assesment dan Evaluasi Penanganan Unjuk Rasa di Polda Sumsel, Apa Tujuannya?

BACA JUGA:Puluhan Anak TK TB Charitas OKU Timur Datangi Mapolda Sumsel, Apa Kegiatannya

"Peristiwa perusakan dan pembakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, Command Center Polda Sumsel memantau pergerakan konvoi sekitar 500 sepeda motor di depan Kantor DPRD Provinsi Sumsel," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH saat konferensi Pers di lounge Ampera lantai 7 Mapolda Sumsel, Kamis 18 Sepetember.

Mantan Kapolda Sulsel ini mengatakan Gerombolan massa melakukan perusakan dan pembakar fasilitas gedung DPRD Sumsel lalu bergerak ke Mako Ditlantas Polda Sumsel melakukan perusakan dan pembakaran mobil disana dengan menyulutkan api secara langsung maupun dengan bom molotov.

Total ada 14 pos polisi lalu lintas, serta 22 unit kendaraan roda empat dan roda enam yang dirusak maupun yang dibakar. 

Dari aksi tersebut, polisi berhasil mengamankan 64 orang yang berada di lokasi. Dari pemeriksaan awal, aksi dipicu ajakan maupun hasutan yang menyebar di media sosial.

BACA JUGA:Cepat Tanggap! Ambulance Apung Polairud Polda Sumsel Bawa IRT Ke Rumah Sakit, Apa Penyakitnya

BACA JUGA:Ini Ajakan Polwan Polda Sumsel Kepada Masyarakat Dalam Hal Ketahanan Pangan

Termasuk di grup Instagram “Plaju X Jakabaring” dan unggahan provokatif di Facebook. Sebagian besar pelaku adalah anggota dari kelompok balap liar. 

"Dilain waktu masih dalam serangkaian aksi demo mahasiswa pada Senin, 1 September 2025 alhamdulillah berlangsung aman. Namun dalam aksi tersebut disusupi empat penyusup yang membawa senjata tajam dan bom molotov yang langsung diamankan," tuturnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan